Makassar, Trotoar.id– Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kerukunan Daerah Barru Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap upaya Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, dalam mendukung program-program memakmurkan masjid.
Dukungan tersebut disampaikan dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah yang berlangsung di Masjid Kawasan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (5/10/2024).
Ketua DPD Kerukunan Daerah Barru, KH Masykur Yusuf, menyampaikan rasa terima kasihnya atas peran aktif Prof. Zudan dalam berbagai kegiatan keagamaan yang diadakan di masjid tersebut.
Menurutnya, dukungan Gubernur sangat berarti dalam menjaga keberlangsungan program yang telah diinisiasi untuk memakmurkan masjid.
“Kerjasama yang terjalin antara kami di Kerukunan Barru dan Pemerintah Provinsi, terutama dengan Pak Gubernur, sangat kami hargai. Oleh karena itu, kami juga mengundang Kiyai Muhammad Agus untuk memberikan hikmah pada acara ini,” ujar KH Masykur Yusuf, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Rumah Jabatan Gubernur.
KH Masykur Yusuf berharap masjid ini akan semakin hidup dengan kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat spiritual bagi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya terus mengembangkan program yang telah ada, seperti kajian rutin setiap Minggu Subuh dan pembelajaran Al-Qur’an khusus perempuan.
“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur atas dukungannya yang konsisten dalam upaya memakmurkan masjid ini,” tambahnya.
Acara Peringatan Maulid Nabi ini juga menghadirkan Ketua STAI DDI Mangkoso Kabupaten Barru, Dr. Kiyai Muhammad Agus, S.Th.I M.Th.I, sebagai pembawa hikmah.
Dalam kesempatan tersebut, para jamaah turut mendapatkan telur maulid yang telah dirangkai, sebagai bagian dari tradisi dalam memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW.
Langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Prof. Zudan Arif Fakrulloh ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk Kerukunan Daerah Barru, yang melihat upaya ini sebagai salah satu cara untuk mempererat hubungan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.
Acara yang berlangsung dengan khidmat ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting lainnya, termasuk Ketua STAI DDI Mangkoso dan perwakilan dari berbagai organisasi keagamaan di Sulawesi Selatan. (*)




Komentar