Makassar, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, secara resmi membuka Workshop Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2024.
Acara yang diselenggarakan di Hotel Aston ini diorganisir oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan dihadiri oleh para perencana dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Dalam sambutannya, Firman menekankan pentingnya keselarasan antara Renstra dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang akan disusun setelah pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar untuk periode 2025-2029.
Baca Juga :
“RPJMD 2025-2029 harus linier dengan Renstra SKPD agar pembangunan di Makassar dapat terintegrasi dengan visi dan misi kepala daerah terpilih,” ujarnya.
Firman menyatakan bahwa workshop ini adalah langkah awal yang krusial untuk menyempurnakan penyusunan dokumen perencanaan strategis yang berkualitas.
“Dokumen Renstra dan RPJMD yang baik akan menjadi pedoman dalam mengawal program Pemkot Makassar selama lima tahun ke depan. Oleh karena itu, penyusunan yang matang harus dimulai dari sekarang,” tambahnya.
Dia berharap peserta workshop dapat memahami dengan lebih baik proses penyusunan yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi Kota Makassar.
“Renstra dan RPJMD perlu segera disusun agar dapat menjadi pedoman kita dalam menjalankan program ke depan. Saya mengajak semua peserta untuk mengikuti workshop ini dengan baik demi kemajuan kota,” tegasnya.
Selain itu, Firman juga mengingatkan bahwa perencanaan yang tepat sangat penting agar Kota Makassar dapat terus berkembang sesuai target pembangunan yang telah ditetapkan.
“Tanpa perencanaan yang baik, kita akan kesulitan mencapai tujuan pembangunan yang diinginkan,” pungkasnya.
Workshop ini menampilkan dua narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Ir. Damawan Salmano, seorang evaluator nasional dan Guru Besar Universitas Hasanuddin, serta Dr. Hasiholan Pasaribu, praktisi perencanaan pembangunan daerah dan manajemen keuangan daerah dari Kementerian Dalam Negeri.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para perencana daerah dalam menyusun rencana yang lebih efektif dan responsif terhadap dinamika pembangunan di Makassar.




Komentar