Makassar, Trotoar.id – Debat perdana Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan 2024 yang diadakan di Four Points by Sheraton Makassar pada Senin, 28 Oktober, berlangsung di tengah antusiasme para pendukung pasangan calon.
Namun, pemandangan berbeda terlihat di sekitar area debat. Tim pemenangan pasangan calon nomor urut dua, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi, terlihat memenuhi lokasi.
Hal ini memicu perhatian dari tim pasangan calon nomor urut satu, Danny Pomanto-Azhar Arsyad (DIA), yang memilih tidak mengerahkan massa secara langsung.
Baca Juga :
Juru Bicara DIA, Asri Tadda, menyatakan bahwa timnya memilih untuk mematuhi imbauan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang meminta pembatasan jumlah kehadiran massa di lokasi debat. Menurutnya,
DIA juga bisa saja menghadirkan banyak pendukung, namun mereka lebih mengutamakan ketertiban dan menghindari potensi konflik di area debat.
“Memang kami agak terkejut melihat massa 02 begitu banyak di lokasi. Padahal KPU sudah memberi imbauan untuk membatasi kehadiran tim pendukung,” ungkap Asri.
Sebagai alternatif, tim DIA memilih mengadakan nonton bareng (nobar) di Posko Induk Amirullah dan posko-posko kecamatan lainnya.
Hal ini, jelas Asri, dilakukan demi menjaga suasana kondusif dan menghindari gesekan antarpendukung.
“Kami memprioritaskan keselamatan dan ketertiban, jadi tidak ada pengerahan massa. Semua pendukung bisa menyaksikan debat dari lokasi nobar yang sudah disiapkan,” tambahnya.
Asri juga menyampaikan harapannya agar debat perdana ini berlangsung aman dan tanpa insiden.
“Kami sudah mengimbau tim untuk tidak terpancing jika ada keributan dan tetap menjaga situasi tetap kondusif,” tutupnya.(***)




Komentar