Enrekang, Trotoar.id —Tokoh agama bersama jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menggandeng masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) menjelang Pilkada Serentak 2024.
Seruan ini bertujuan menciptakan pelaksanaan pesta demokrasi yang damai, adil, transparan, dan bermartabat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di Kabupaten Enrekang, untuk bersama-sama mensukseskan Pilkada tanpa konflik atau perselisihan,” ungkap Yahya H. Ahmad, S.Hi, salah satu tokoh agama setempat.
Baca Juga :
Yahya menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi Pilkada.
Ia juga mengapresiasi peran Polri yang terus berupaya menjaga stabilitas keamanan, terutama pada masa-masa krusial seperti ini.
“Sebagai umat beragama, kami berkomitmen mendukung penuh langkah Polri dalam memastikan keamanan dan ketertiban selama Pilkada berlangsung. Kami ingin momentum ini menjadi ajang demokrasi yang mencerminkan kedamaian dan keharmonisan,” tambahnya.
Direktorat Intelkam Polda Sulsel turut menyampaikan harapan agar inisiatif serupa dapat ditiru oleh elemen masyarakat lainnya.
Sinergi antara tokoh agama dan aparat keamanan dianggap sebagai langkah penting dalam menciptakan suasana damai selama proses Pilkada, tidak hanya di Enrekang, tetapi juga di seluruh Sulawesi Selatan.
“Kegiatan seperti ini menjadi teladan bagi kelompok agama dan komunitas lainnya untuk ikut serta menjaga stabilitas selama Pilkada Serentak berlangsung,” ujar perwakilan Polda Sulsel.
Upaya ini menjadi bukti nyata kerja sama lintas elemen untuk menciptakan pemilu yang tidak hanya berlangsung lancar, tetapi juga memperkuat persatuan bangsa dalam bingkai demokrasi yang bermartabat.



Komentar