Makassar, Trotoar.id – Partai Golkar Sulawesi Selatan tidak berhasil memenuhi target kemenangan 60 persen dalam Pilkada serentak yang digelar pada 27 November 2024.
Dari total 24 Pilkada, termasuk Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan, Golkar hanya mampu memenangkan 12 pilkada.
Dari 12 kemenangan tersebut, hanya delapan kepala daerah terpilih yang merupakan kader resmi Partai Golkar.
Baca Juga :
Capaian ini jauh dari ekspektasi partai yang sebelumnya menargetkan dominasi lebih dari separuh jumlah daerah.
“Kami menyadari hasil ini belum memenuhi target yang telah ditetapkan. Namun, kami tetap menghargai kerja keras seluruh tim dan kader di lapangan,” ujar Irwan Muin salah satu pengurus DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Pengamat politik menilai kegagalan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti lemahnya konsolidasi internal, ketatnya persaingan antar partai, serta keberadaan calon independen yang berhasil menarik simpati pemilih.
Selain itu, dinamika politik lokal di beberapa kabupaten juga memengaruhi perolehan suara Partai Golkar.
Kekalahan ini memberikan catatan penting bagi Golkar Sulsel dalam menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilpres 2024 mendatang.
Meski demikian, partai ini tetap menunjukkan kekuatan di beberapa wilayah strategis, seperti di kawasan utara dan tengah Sulawesi Selatan.
Ke depan, Partai Golkar diharapkan mampu mengevaluasi strategi politiknya, khususnya dalam merekrut calon kepala daerah yang memiliki elektabilitas tinggi dan mampu menarik dukungan lintas partai.
Evaluasi ini juga penting untuk memperkuat posisi partai dalam menghadapi tantangan politik yang semakin kompleks.



Komentar