BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Ribuan warga memadati Lapangan Sepak Bola Desa Mattirowalie, Kecamatan Kindang, untuk menghadiri pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) ke-8 tingkat Kabupaten Bulukumba, yang digelar Senin malam.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, dan dirangkaikan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.
Meski sempat diguyur hujan yang menyebabkan kondisi lapangan basah, antusiasme masyarakat tetap tinggi untuk menyaksikan momen sakral tersebut.
Dalam sambutannya, Wabup Andi Edy Manaf mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini.
Ia menekankan bahwa STQH bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh persatuan.
“Selain sebagai ajang mencari juara, yang lebih penting dalam pelaksanaan STQH ini adalah mempererat ukhuwah Islamiyah di antara kita semua,” ujar Andi Edy Manaf.
Ia berharap semangat persaudaraan, persatuan, dan kerukunan dapat terus tumbuh selama acara berlangsung.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa STQH memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Alquran dan Hadis.
“STQH ini adalah perpaduan antara seni, ilmu, dan agama. Dengan seni, hidup menjadi syahdu. Dengan ilmu, hidup menjadi terang. Dengan agama, hidup lebih bermakna. Ketiga aspek ini harus hadir dalam kehidupan kita, baik sebagai individu maupun sebagai makhluk sosial,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bulukumba, H. Misbahuddin, yang juga Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Bulukumba, turut melantik Dewan Hakim STQH ke-8.
Ia berpesan kepada seluruh kafilah agar menampilkan kemampuan terbaiknya, tidak hanya untuk menjadi juara di tingkat kabupaten, tetapi juga agar siap bersaing di tingkat provinsi, yang akan digelar di Luwu Utara pada 19-26 Februari 2025.
“Momentum ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan anak-anak kita kepada Alquran. Jika Alquran dijadikan pedoman hidup, insya Allah mereka akan menjadi generasi Qurani yang membawa keberkahan bagi masyarakat,” tutur H. Misbahuddin.
Dalam laporannya, Camat Kindang, Andi Muh Arfah, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah dari sepuluh kecamatan se-Kabupaten Bulukumba.
Ia mengungkapkan bahwa STQH ini akan berlangsung selama lima hari dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya acara tersebut.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan STQH ini. Kami juga memohon maaf jika ada kekurangan dalam pelaksanaannya,” imbuhnya.
Selain Wakil Bupati Bulukumba, pembukaan STQH ke-8 ini juga dihadiri oleh:
- Legislator Partai Gerindra, Andi Usdar, mewakili Ketua DPRD Bulukumba
- Legislator PKB dari Dapil Gantarang-Kindang, Samsir
- Para Asisten dan Staf Ahli Bupati
- Pimpinan OPD dan Pejabat Kemenag Bulukumba
- Ketua MUI Bulukumba, KH Tjamiruddin
- Ketua Baznas Bulukumba, Kamaruddin
- Para Camat, Kepala KUA, serta Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Bulukumba
Sebagai penutup, tausiyah Hikmah Isra Miraj Nabi Muhammad SAW disampaikan oleh Ustaz Andi Ningrat Mahawardana, yang memberikan inspirasi bagi seluruh peserta dan masyarakat yang hadir.
STQH ke-8 ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi Qurani yang unggul dan berprestasi, serta semakin memperkokoh nilai-nilai keislaman di Kabupaten Bulukumba.




Komentar