Makassar, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menerima audiensi Kepala Otoritas Bandar Udara (Otban) V Makassar, Asri Santosa, di Rumah Jabatan Gubernur. Pertemuan ini membahas rencana penerapan seaplane,
Pesawat yang dapat lepas landas dan mendarat di atas air, guna meningkatkan konektivitas wilayah kepulauan di Sulsel.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Andi Erwin Terwo, turut hadir mendampingi Gubernur. Asri Santosa menjelaskan bahwa seaplane akan menjadi solusi transportasi bagi daerah kepulauan yang sulit dijangkau melalui jalur darat dan laut.
Baca Juga :
Menyambut baik rencana ini, Gubernur meminta Dinas Perhubungan segera mengoperasikan dua unit seaplane di Sulawesi Selatan. Untuk mendukung operasionalnya, akan dibangun bandara perairan (aerodrome) di Kabupaten Pangkajene Kepulauan dan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sebagai langkah awal, Gubernur berencana memberikan subsidi penerbangan perdana bagi masyarakat.
“Jadi kita gratiskan penerbangan perdananya. Tidak apa-apa, ini uang rakyat,” ujar Gubernur.
Penerapan seaplane ini juga sejalan dengan program transportasi Trans Andalan Sulsel yang menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan. Selain meningkatkan aksesibilitas wilayah, seaplane juga diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata. Oleh karena itu, Gubernur meminta agar dibuatkan rute penerbangan Toraja-Bali dan Bali-Toraja guna menarik lebih banyak wisatawan.
Asri Santosa menambahkan bahwa seaplane ini memiliki kapasitas maksimal 4 orang dan hanya dapat terbang selama 6 jam per hari.
Sebelumnya, penerapan seaplane telah menjadi target Dinas Perhubungan Sulsel sejak tahun lalu dan telah dimasukkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Dinas Perhubungan. Dengan rencana yang semakin matang, diharapkan operasional seaplane dapat segera direalisasikan untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.




Komentar