Pemda Lutra

Perkuat Fiskal Daerah, Pemda Luwu Utara Gagas Sumber PAD Berbasis Pembangunan Hijau

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 14 Maret 2025 13:48

Perkuat Fiskal Daerah, Pemda Luwu Utara Gagas Sumber PAD Berbasis Pembangunan Hijau

Luwu Utara, Trotoar.id – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus berinovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengembangkan sumber-sumber baru berbasis pembangunan hijau dan berkelanjutan.

Langkah ini diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) bekerja sama dengan Thriving Landscape Lead Rainforest Alliance (RA) dalam sebuah pertemuan di ruang kerja Kepala Bapperida Luwu Utara.

Pertemuan yang dipimpin oleh Kepala Bapperida, Drs. H. Aspar, dihadiri pejabat Bapperida serta perwakilan Rainforest Alliance, Hasrun Hafid.

Baca Juga  KPU Bantaeng Gelar Simulasi Pemungutan Hingga Perhitungan Suara Hasil Pemilu

“Hari ini kita membahas strategi untuk meningkatkan PAD, sekaligus menjawab tantangan yang diberikan Bupati dalam rapat perdana pasca-pelantikan,” ujar Aspar.

Bapperida Luwu Utara mengembangkan beberapa skema strategis yang bisa diterapkan untuk memperkuat fiskal daerah, antara lain:

  1. Perdagangan Karbon (Carbon Trading)
    • Memanfaatkan kawasan hutan dan lahan konservasi sebagai aset ekonomi dalam pasar karbon nasional dan internasional, sehingga daerah mendapatkan insentif dari upaya pelestarian lingkungan.
  2. Klaim Keanekaragaman Hayati (Biodiversity Claim)
    • Mengoptimalkan nilai ekologis kawasan konservasi dengan memperoleh kompensasi finansial dari pelestarian keanekaragaman hayati.
  3. Optimalisasi Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan
    • Meningkatkan peran perusahaan dalam mendukung infrastruktur hijau, kesejahteraan masyarakat, dan ekonomi komunitas melalui skema CSR yang lebih terarah.
  4. Sertifikasi Berkelanjutan untuk Komoditas Unggulan
    • Menerapkan sertifikasi hijau pada komoditas utama seperti kakao, kopi, dan kelapa sawit, guna meningkatkan daya saing produk di pasar global dan memastikan praktik pertanian yang ramah lingkungan.
Baca Juga  SDN 24 Batangase menggelar Upacara Sumpah Pemuda “bersatu Bangun Bangsa”

“Pendekatan ini tidak hanya berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim, tetapi juga membuka peluang investasi hijau yang lebih luas,” jelas Aspar.

Baca Juga  Jelang Nataru, Harga Pangan di 4 Pasar Besar Luwu Utara Masih Stabil

Melalui berbagai inovasi ini, Pemda Luwu Utara optimistis dapat meningkatkan kemandirian fiskal dan menjawab tantangan pembangunan daerah secara lebih adaptif dan responsif.

“Ke depan, kebijakan ini perlu dikembangkan melalui kolaborasi multipihak antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat sipil (CSO), hingga media, guna memastikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkas Aspar.

Penulis : Lhr

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...