Makassar, Trotoar.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menerima audiensi dari pengurus Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (26/5/2025).
Kunjungan ini dalam rangka penyampaian undangan resmi Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-3 ISMI Sulsel yang akan digelar pada 3 Juni 2025.
Rombongan dipimpin Ketua ISMI Sulsel, Andi Yusran Paris, bersama Ketua Panitia Muswil, Tahir Burhan, dan Sekretaris Panitia, Sudarman Supardi.
“Kami menyampaikan undangan secara langsung kepada Gubernur Sulsel melalui Pak Sekda untuk hadir dalam pembukaan Muswil ke-3 ISMI Sulsel,” ujar Andi Yusran.
Muswil kali ini mengusung tema besar “Membangun Kedaulatan Pangan dan Ekonomi Umat melalui Teknologi dan Inovasi.”
Agenda tersebut rencananya akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Umum MPP ISMI Ilham Habibie, Direktur Penjualan dan Distribusi Bank Syariah Indonesia (BSI) Anton Sukarna, serta Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Andi Yusran menegaskan bahwa Muswil ini bukan sekadar forum internal organisasi, tetapi menjadi momentum strategis untuk membangun kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi umat, khususnya melalui pendekatan inovasi dan teknologi dalam penguatan sektor pangan.
“ISMI Sulsel ingin bersinergi dengan program-program pemerintah, baik pusat maupun daerah, terutama dalam menjawab tantangan kedaulatan pangan nasional,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Sulsel Jufri Rahman menyambut baik pelaksanaan Muswil ISMI dan memberikan apresiasi atas semangat kolaboratif yang ditunjukkan para pengusaha Muslim tersebut.
“ISMI adalah mitra potensial pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah sangat terbuka terhadap sinergi, terlebih jika berkaitan dengan isu strategis seperti ketahanan pangan dan penguatan ekonomi berbasis umat,” kata Jufri.
Ia juga berharap agar Muswil ke-3 ISMI Sulsel menjadi forum yang produktif dalam merumuskan langkah konkret yang mampu menjembatani pelaku usaha, teknologi, dan kebijakan publik untuk kemajuan ekonomi Sulawesi Selatan.
Muswil ini menjadi ajang berkumpulnya para saudagar Muslim dari berbagai wilayah, yang diharapkan dapat mempererat jejaring serta memperkuat peran ekonomi syariah dalam pembangunan nasional. (*)




Komentar