Makassar, Trotoar.id — Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Pusat Pengembangan Literasi Digital, menggandeng TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan untuk menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Literasi Digital untuk Perempuan dan Anak di Kota Makassar.
Bertempat di Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo, kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang bertujuan membekali masyarakat, khususnya perempuan dan anak, dengan kecakapan digital yang cerdas, aman, dan inklusif.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ruang digital yang sehat, produktif, dan beretika.
Baca Juga :
Puncak kegiatan diisi oleh Talkshow Literasi Digital bertema “Klik Aman, Anak Nyaman: Bijak Gawai, Cerdas Online.” Talkshow ini menghadirkan tiga narasumber kompeten:
Naoemi Octarina, Ketua TP PKK Sulawesi Selatan
Citra Rosalyn, Pegiat Japelidi (Jaringan Pegiat Literasi Digital Indonesia)
Dalam pemaparannya, Naoemi Octarina menekankan peran sentral perempuan, terutama para ibu, dalam membimbing anak-anak menjelajahi dunia digital secara bijak.
“Literasi digital bukan hanya tentang menguasai teknologi, tapi bagaimana menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Ibu adalah madrasah pertama, termasuk di dunia digital,” ujarnya.
Naoemi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari organisasi perempuan, penggerak PKK, hingga komunitas-komunitas lokal, untuk menjadi agen literasi digital di lingkungannya masing-masing.
Talkshow dipandu oleh Ananda Zhafira, pendiri Bermakna Psychological Center, dan diikuti sesi diskusi interaktif yang membuka ruang pertanyaan serta dialog dengan peserta.
Peserta yang hadir merupakan gabungan dari berbagai latar belakang, antara lain:
Organisasi perempuan
Akademisi
Relawan TIK
Organisasi penyandang disabilitas
Perwakilan TP PKK dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan
Kegiatan ini menjadi langkah nyata Kominfo dalam mendorong inklusi digital dan menciptakan masyarakat yang melek digital, adaptif, dan tangguh menghadapi tantangan era teknologi.




Komentar