DPRD Makasar

Reses Perdana, Eric Horas Soroti Banjir dan Absennya Lurah Lajangiru

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 19 Juni 2025 20:47

Reses Perdana, Eric Horas Soroti Banjir dan Absennya Lurah Lajangiru

Makassar, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas, melaksanakan reses perdananya pada masa persidangan ketiga tahun sidang 2024–2025, Kamis (19/6/2025), dengan menyambangi dua titik di Kecamatan Ujung Pandang.

Titik pertama berlangsung di Jalan Ali Malaka, RT 01 RW 01, Kelurahan Maloku, sementara titik kedua digelar di Lorong 57 No. 2, Jalan Gunung Merapi, Kelurahan Lajangiru.

Dalam agenda serap aspirasi tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari banjir akibat drainase buruk di kawasan Jalan Somba Opu, hingga pohon besar yang rawan tumbang saat cuaca ekstrem.

“Sudah bertahun-tahun warga di Somba Opu menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras. Saya minta ini menjadi perhatian serius pemerintah,” ujar Eric di hadapan warga.

Warga juga mengungkapkan kekhawatiran terkait pohon tua yang dikhawatirkan tumbang dan membahayakan keselamatan, terutama di musim hujan dan angin kencang.

Baca Juga  Hasanuddin Leo, Dorong Pemerintah Berperan Aktif Pemberian Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat

Namun di tengah kegiatan reses tersebut, Eric Horas turut menyayangkan ketidakhadiran Lurah Lajangiru, Rita Kartika Mansyur, yang menurutnya seharusnya hadir sebagai bagian dari unsur pemerintahan kelurahan.

“Lucu rasanya saat anggota dewan turun langsung menyerap aspirasi, lurah justru tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Ini tidak sesuai aturan,” ucap Ketua DPC Gerindra Makassar itu.

Eric menilai bahwa pejabat publik, khususnya lurah, wajib menunjukkan profesionalisme dan manajemen waktu yang baik, terlebih dalam agenda resmi yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Kantor lurah punya staf. Kalau ada empat titik reses sekalipun, mereka bisa mengatur jadwal stafnya untuk hadir. Ini soal tanggung jawab,” tambahnya.

Ia bahkan menegaskan bahwa pejabat yang tidak mampu mengelola waktu dan tugasnya dengan baik layak untuk dievaluasi.

“Kalau tidak mampu mengatur, jangan jadi lurah. Ini soal pelayanan publik,” tegas Eric.

Melalui reses ini, Eric berkomitmen untuk membawa seluruh keluhan masyarakat ke pembahasan resmi di DPRD Kota Makassar, khususnya menyangkut masalah banjir dan mitigasi bahaya pohon tumbang.

Baca Juga  Apiaty Amin Syam Tekankan Pentingnya Izin Pendirian Rumah Cost

Ia berharap kehadiran anggota dewan di tengah masyarakat dapat menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah, serta memperkuat sinergi lintas elemen dalam membenahi persoalan-persoalan kota secara konkret.

Baca Juga  Demi Efisiensi, DPRD Makassar Pangkas Anggaran Kegiatan Senilai Rp718 Juta
Penulis : Fajar

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 00:28
Ranperda APBD Sulsel 2027, Gubernur Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2027 memasuki ta...
Politik07 November 2026 20:26
Target Rampung Sebelum 2027, Golkar Makassar Bentuk Panitia Musda, Ismail Ditunjuk Pimpin OC
MAKASSAR,, TROTOA.ID— DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mempercepat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) dengan membentuk struktur kepanitiaan...
Daerah07 November 2026 19:16
Lepas Kontingen Porprov XVIII, Bupati Sidrap Bidik 10 Besar dan Targetkan 10 Emas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memasang target ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 202...
Metro07 November 2026 18:55
Gebyar HUT ke-419 Makassar, Dispora Hadirkan Padel, Golf, Memancing hingga Youth Move Lab
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga ruan...