Banak Indonesia

BI Sulsel Gelar Pelatihan Wartawan Ekonomi, Tentang Syariah dan Gaya Hidup Halal

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 23 Juni 2025 14:38

BI Sulsel Gelar Pelatihan Wartawan Ekonomi, Tentang Syariah dan Gaya Hidup Halal

Yogyakarta, Trotoar.id – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pelatihan Training for Trainer (ToT) bagi para wartawan se-Sulawesi Selatan dalam rangka penguatan literasi ekonomi syariah, inklusi keuangan, serta gaya hidup halal.

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Novotel Suites, Yogyakarta, pada Senin, 23 Juni 2025, sebagai bagian dari program Road to Ekonomi Syariah Kawasan Indonesia Timur.

Wahyu Purnama, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperluas wawasan para jurnalis terhadap perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dan global.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap rekan-rekan media bisa memahami konsep dan dinamika ekonomi syariah secara mendalam, sehingga dapat berkontribusi dalam menyebarkan informasi yang edukatif dan akurat kepada masyarakat,” ujarnya.

Wahyu mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia berada di peringkat ketiga secara global dalam sektor ekonomi syariah, setelah Malaysia dan Arab Saudi.

Sementara di bidang media dan rekreasi, Indonesia menduduki peringkat keenam, naik dari posisi sebelumnya yang berada di luar sepuluh besar.

“Potensi kita luar biasa. Dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia seharusnya bisa menjadi pemimpin dalam ekonomi halal global,” tambahnya.

Ia juga menyebut bahwa sejumlah negara non-Muslim seperti Inggris, Jerman, dan Brasil justru menunjukkan kemajuan pesat dalam ekonomi syariah, yang menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi Indonesia.

Meski sektor keuangan syariah belum menjadi kekuatan utama Indonesia, Wahyu optimis Indonesia mampu memperkuat posisinya. Saat ini, BI menetapkan tiga fokus strategis dalam mendorong ekonomi syariah, yaitu:

  1. Penguatan Ekosistem Sertifikasi Halal, dengan mendorong UMKM dan Rumah Potong Hewan (RPH) untuk memperoleh sertifikat halal.
  2. Penguatan Layanan Keuangan Syariah, guna meningkatkan inklusi keuangan berbasis syariah.
  3. Peningkatan Literasi dan Inklusi Masyarakat, agar masyarakat lebih memahami dan mengadopsi prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari.

“Meski pengawasan industri keuangan syariah ada di bawah OJK, BI tetap memiliki peran vital dalam edukasi dan perluasan ekosistem syariah di Indonesia,” terang Wahyu.

Keterlibatan media dalam menyebarluaskan informasi ekonomi syariah dinilai sangat penting oleh BI.

Pelatihan ini pun menjadi bagian dari strategi memperkuat kemitraan strategis antara BI dan media sebagai garda depan literasi publik.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap konsep halal lifestyle, BI optimis Indonesia tidak hanya bisa memperkuat posisi di sektor industri halal, tetapi juga menjadi pusat ekonomi syariah dunia dalam beberapa tahun ke depan.

Penulis : Fajar

 Komentar

Berita Terbaru
Politik10 September 2026 16:31
Perempuan Gerindra Bidik Senayan, Vonny Ameliani Suardi Siap Bertarung di Dapil Sulsel I
MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung politik Sulawesi Selatan mulai diramaikan oleh manuver sejumlah politisi yang bersiap menaikkan level pertarungan me...
Metro10 September 2026 16:09
Antrian BBM Mengular dan LPG 3 Kg Langka, Gubernur Sulsel Ungkap Sejumlah Penyebab
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan energi masih menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.  Kelangkaan LPG 3 kilogram dan antrian panjan...
Parlemen10 September 2026 14:23
Ratusan Buruh Kepung DPRD Sulsel, Desak UU Perlindungan Ketenagakerjaan Pro Buruh
MAKASSAR, Trotoar.id — Ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) mengepung Gedung DPRD Sulawesi Se...
Metro10 September 2026 13:57
Pemadaman Listrik Bergilir Terjadi di Sejumlah Wilayah Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Desak Penanganan PLN
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dalam beberapa waktu terakhir menjadi ...