Makassar, Trotoar.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fatma Wahyudin, menyoroti minimnya penyaluran beasiswa pendidikan dan dana hibah ke masjid yang dikeluhkan masyarakat.
Hal itu ia sampaikan saat menggelar kegiatan Fungsi Pengawasan APBD Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Jalan Sibula Dalam No. 96, Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Minggu (29/6/2025).
Dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah warga dan tokoh masyarakat setempat, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulsel itu menjelaskan pentingnya peran pengawasan DPRD terhadap penggunaan anggaran daerah, khususnya dalam memastikan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat berjalan optimal.
Baca Juga :
“Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan keluhan terkait kinerja pemerintah. Salah satunya soal berkurangnya beasiswa pendidikan dan dana hibah ke masjid,” ujar Fatma.
Menurut legislator Komisi E DPRD Sulsel ini, turunnya jumlah penerima beasiswa dan dana hibah disebabkan oleh kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemprov Sulsel dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menyebut, beasiswa tingkat SMP dialokasikan melalui Biro Kesra, sedangkan beasiswa SMA menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Sulsel.
“Anggarannya memang banyak yang dipangkas karena efisiensi. Tapi sekarang beberapa blokir anggaran sudah mulai dibuka, jadi kita punya harapan lebih besar untuk memperjuangkan aspirasi ini,” jelasnya.
Fatma juga mengungkapkan bahwa keluhan serupa telah ia terima sejak awal masa efisiensi diberlakukan.
Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk terus mendorong agar alokasi dana beasiswa dan hibah ke rumah ibadah bisa ditingkatkan kembali.
Politisi Demokrat itu memastikan seluruh aspirasi yang dihimpun dalam forum pengawasan ini akan ia bawa ke rapat-rapat pembahasan anggaran di tingkat provinsi.
Ia juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan percaya bahwa upaya perbaikan tengah dilakukan.
“Tenang maki, bu. Semua aspirasi kita catat dan tindak lanjuti. Insya Allah bisa terealisasi dalam waktu dekat,” ujarnya meyakinkan.
Lurah Layang, Bahtiar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Fatma Wahyudin. Ia berharap kehadiran wakil rakyat seperti Fatma dapat memperkuat perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan.
“Kami berharap dengan kehadiran ibu dewan, anggaran pemerintah bisa lebih maksimal untuk kepentingan warga, seperti program pendidikan dan keagamaan,” tutup Bahtiar.




Komentar