Makassar, Trotoar.id — Keindahan senja di Pantai Losari kembali menjadi magnet, kali ini menyambut Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, yang ditemani langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham.
Dalam suasana hangat dan akrab, rombongan menikmati panorama matahari terbenam dari atas kapal pinisi, ikon budaya maritim Sulawesi Selatan yang legendaris.
Berlatar Masjid 99 Kubah, suasana sore itu berubah menjadi pengalaman spiritual dan budaya yang mendalam.
Baca Juga :
“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi kami Pemerintah Kota Makassar, bisa berbagi suasana senja yang damai bersama Pak Menteri Agama. Sunset di Losari bukan sekadar pemandangan, tapi simbol kehangatan Makassar dalam menyambut tamu,” ujar Munafri, di atas kapal pinisi.
Disertai alunan musik akustik yang lembut dan angin laut yang menyejukkan, suasana di atas kapal terasa begitu syahdu.
Momen ini bukan sekadar agenda protokoler, tetapi silaturahmi penuh nilai kemanusiaan, dalam balutan budaya lokal yang kuat.
Setelah menikmati panorama senja, rombongan melanjutkan agenda dengan santap malam bersama di tepi Pantai Losari, menyantap kuliner khas Makassar, sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu negara.
“Kehadiran Bapak Menteri Agama di tengah keindahan ikon kota ini memperkuat citra Makassar sebagai kota yang menyatukan wisata religi, budaya, dan bahari dalam satu harmoni,” tambah Munafri.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, juga menyampaikan kebanggaannya atas momen yang memperkuat branding kota Makassar di mata nasional.
“Pantai Losari bukan hanya tempat berwisata, tapi menjadi simbol keterbukaan dan keramahan warga Makassar. Momen ini menjadi bukti bagaimana kota ini menyambut siapa pun dengan hati,” ungkapnya.
Momentum kebersamaan antara pimpinan pusat dan daerah ini juga mempertegas komitmen Makassar dalam mendorong sektor pariwisata, utamanya wisata berbasis nilai keislaman dan budaya lokal.



Komentar