Pemkot Makassar Hadirkan Sekolah Rakyat dan Dua Kapal untuk Warga Pulau

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 08 Agustus 2025 17:44

Pemkot Makassar Hadirkan Sekolah Rakyat dan Dua Kapal untuk Warga Pulau

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong pemerataan pembangunan, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Pemkot Makassar merancang sejumlah program strategis untuk meningkatkan kualitas hidup warga pulau, mulai dari akses pendidikan, transportasi laut, hingga penguatan ekonomi berbasis potensi kelautan.

“Kami punya perhatian penuh terhadap masyarakat pulau. Pembangunan tidak boleh hanya terjadi di daratan. Potensi dan kebutuhan warga kepulauan harus menjadi prioritas,” tegas Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memberikan keterangan di Balai Kota Makassar, Kamis (7/8/2025).

Wilayah kepulauan Makassar mencakup Pulau Kodingareng, Pulau Barrang Caddi, Pulau Barrang Lompo, Pulau Langkai, Pulau Lanjukang, Pulau Lumu-Lumu, hingga Pulau Bone Tambu. Seluruhnya berada dalam naungan Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

Baca Juga  Pemkot Makassar Perkuat Sinergi dengan Komisi V DPR RI & BBWS untuk Penataan Kota

Sekolah Rakyat dan Program Gizi untuk Anak Pulau

Salah satu program unggulan yang tengah disiapkan adalah pendirian Sekolah Rakyat di kawasan pulau. Selain itu, Pemkot juga menggagas peluncuran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak usia sekolah di kepulauan.

“Saya ingin ada Sekolah Rakyat di pulau. Kalau perlu sekolah asrama, kami siapkan tempatnya. Tinggal cari aset Pemkot yang memungkinkan,” ujar Munafri, yang juga politisi Partai Golkar.

Saat ini, Pemkot Makassar tengah melakukan pemetaan terhadap aset pemerintah di pulau, khususnya di Barrang Lompo dan Barrang Caddi, untuk dijadikan lokasi sekolah dan pusat distribusi MBG.

Meski menghadapi tantangan keterbatasan lahan, Pemkot tetap mencari solusi, termasuk menjajaki kemungkinan pengecualian tata ruang melalui koordinasi dengan Kementerian PUPR.

“Kalau ada lahan dua hektare, saya sudah komunikasi dengan teman-teman di Kementerian PU. Bisa tidak kita bikin pengkhususan untuk fasilitas seperti sekolah,” ungkap Munafri. “Kalau tidak memungkinkan, kita akan bangun bertahap dan mandiri,” tambahnya.

Baca Juga  Kejati Sulselbar dan KPK Siap Kerjasama Ambil Paksa Stadion Andi Mattalatta

Dua Kapal Baru untuk Mobilitas Warga dan Tenaga Layanan

Tak hanya sektor pendidikan, Pemkot juga memperkuat layanan transportasi laut dengan menghadirkan dua unit kapal baru yang akan dikelola oleh pemerintah kecamatan.

Kapal ini disiapkan untuk menunjang mobilitas warga, distribusi logistik, dan mendukung pelayanan tenaga pendidik serta tenaga kesehatan yang bertugas di pulau.

“Ini semacam kapal dinas, bisa digunakan guru atau tenaga medis yang harus bolak-balik dari dan ke pulau. Pelayanan harus cepat dan tidak lagi tergantung jadwal transportasi umum,” jelas Munafri.

Pabrik Es di Barrang Lompo, Kolaborasi dengan Unhas dan Jepang

Sebagai langkah nyata mendukung ekonomi pulau, Pemkot Makassar juga menggandeng Universitas Hasanuddin (Unhas) dan mitra dari Jepang untuk membangun pabrik es di Pulau Barrang Lompo.

Baca Juga  Jelang Pelantikan BPW KKLR, Ketua Terpilih Temui Bupati Luwu Utara, Ada Apa?

Pabrik es ini akan menjadi fasilitas vital bagi nelayan dalam menjaga kualitas hasil tangkapan laut, sekaligus membuka akses pasar dan memperkuat perdagangan antar pulau.

“Dengan adanya pabrik es, masyarakat bisa mengawetkan ikan sesuai standar. Ini akan meningkatkan nilai jual dan menggerakkan ekonomi pulau,” ujar Munafri.

Pembangunan Berbasis Kajian Ilmiah

Wali Kota Makassar menegaskan bahwa setiap intervensi pembangunan di wilayah kepulauan harus berbasis pada riset dan kajian akademik. Ia menolak pendekatan proyek sesaat yang tidak berkelanjutan.

“Saya selalu tekankan, semua intervensi di pulau harus melalui kajian ilmiah. Supaya tidak asal-asalan. Kita ingin bantu masyarakat, tapi dengan pendekatan yang benar dan berkelanjutan,” tutup Munafri.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 22:26
Ribuan Massa Padati Harlah ke-15 NasDem di Sidrap, 212 Kader Penggerak Resmi Dilantik
SIDRAP, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan menjadi momentum konsolidasi kekuatan politik partai hin...
Metro06 November 2026 21:02
IPM Sulsel 2026 Tembus 76,66, Bone Catat Pertumbuhan Tertinggi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kualitas pembangunan manusia di Sulawesi Selatan menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pemban...
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...