MAKASSAR, Trotoar.id — Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Selatan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) VI sebagai forum penting untuk menetapkan kepengurusan baru periode 2025–2029.
Kegiatan ini dilaksanakan seiring dengan berakhirnya masa bakti kepengurusan PSMTI Sulsel periode 2021–2025.
Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), masa kepengurusan PSMTI berlangsung selama empat tahun.
Baca Juga :
Musprov kali ini mengusung tema “Melangkah Bersama, Berkarya untuk Bangsa”, yang mencerminkan semangat regenerasi organisasi sekaligus konsolidasi untuk memperkuat kebersamaan, persaudaraan, serta kontribusi bagi bangsa dan daerah.
Selain musyawarah pemilihan pengurus, agenda juga dirangkaikan dengan pengukuhan dan pelantikan Dewan serta Pengurus PSMTI tingkat Kota dan Kabupaten se-Sulawesi Selatan.
Langkah ini menegaskan komitmen PSMTI untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program sosial, budaya, serta kegiatan bermanfaat lainnya.
Kehadiran Ketua Komisi C DPRD Sulawesi Selatan dalam Musprov ini menjadi bukti dukungan legislatif terhadap peran organisasi masyarakat dalam membangun harmoni sosial.
DPRD Sulsel juga mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan PSMTI dan berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan kiprah organisasi dengan lebih solid.
“PSMTI telah memberi warna dalam menjaga persaudaraan dan kontribusi nyata di Sulawesi Selatan. Kami berharap pengurus baru semakin memperkuat peran itu,” ujar Ketua Komisi C DPRD Sulsel.
Dengan semangat baru, PSMTI Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus berkarya dan bersinergi, tidak hanya bagi komunitas Tionghoa tetapi juga untuk kemajuan masyarakat Sulawesi Selatan secara keseluruhan.



Komentar