Pemda Sidrap

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Pimpin Panen Perdana Padi di Dua Pitue

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 02 September 2025 15:46

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Pimpin Panen Perdana Padi di Dua Pitue

SIDRAP Trotoar.id – Suasana penuh semangat mewarnai panen perdana padi di Dusun Larumpu, Desa Bila Riawa, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (2/9/2025).

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, hadir langsung bersama masyarakat, petani, dan jajaran pejabat daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Sidrap Kartini, Kadis PSDA Andi Safari Tenata, Camat Dua Pitue Andi Sammang, Kapolsek Dua Pitue AKP Amiruddin, sejumlah pejabat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP), kepala desa, penyuluh pertanian se-Kecamatan Dua Pitue, hingga mahasiswa KKN dari IAIN dan UMS.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin mengajak masyarakat senantiasa bersyukur atas hasil panen dan menjaga kebersamaan.

Ia mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa melaksanakan panen perdana di Desa Bila Riawa.

“Biasanya kita hanya menggelar pesta panen. Alhamdulillah hari ini cita-cita saya tercapai. Dulu saya datang sebagai petani, hari ini saya datang sebagai Bupati Sidenreng Rappang,” ucapnya.

Syaharuddin membeberkan capaian sektor pertanian Sidrap yang mengalami lonjakan produksi.

“Tahun 2024 hasil panen sekitar 200 ribu ton. Tahun 2025 naik menjadi 303 ribu ton, bertambah 100 ribu ton. Ini berkat pupuk yang lancar, irigasi terjamin, dan harga gabah yang kita kendalikan,” jelasnya.

Harga gabah di Sidrap bahkan tercatat Rp6.800 per kilogram, tertinggi se-Indonesia dan di atas harga pemerintah Rp6.500.

“Saya kontrol tiap bulan lewat rapat di rumah jabatan. Pembayaran harus tunai, timbangan milik kelompok tani, bukan pedagang. Semua kelompok tani sudah punya timbangan sendiri,” tegasnya.

Bupati menegaskan 90 persen masyarakat Sidrap bekerja di sektor pertanian, sehingga pembangunan pertanian menjadi prioritas utama pemerintahannya di tahun 2025, khususnya di Kecamatan Dua Pitue.

Ia juga merencanakan musim tanam ketiga dengan benih seragam berlabel, usia 70 hari, serta dukungan pupuk, obat-obatan, dan ketersediaan air. Bahkan lahan baru seluas 60 hektare sudah disurvei untuk dicetak sawah.

Selain pertanian, Syaharuddin juga menekankan perhatian di sektor kesehatan dan pendidikan.

“Saya ingatkan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Rumah harus rapi, pagar dicat seragam putih-biru, lampu teras dinyalakan. Di bidang pendidikan, saya tidak mau ada anak Sidrap yang putus sekolah. Bagi yang kurang mampu, silakan datang kepada saya,” tandasnya.

Acara panen perdana ditutup dengan penyerahan bantuan pestisida kepada petani setempat.

Penulis : Nono

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Agustus 2026 16:53
Pemkab Luwu Tak Menunggu Kekeringan Meluas, Pompa Air hingga Deep Well Disiapkan
LUWU, Trotoar.id — Kekeringan mulai mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu. Di tengah potensi kemarau berkepanjangan dan cuaca ekstrem, Pemeri...
Nasional13 Agustus 2026 16:49
Bulog Ungkap Stok Jagung Sulselbar 52.565 Ton, Harga SPHP untuk Peternak Rp5.500 per Kg
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan mahalnya biaya pakan kembali menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Sulawesi Selatan bersa...
Metro13 Agustus 2026 16:31
Pemakzulan Bupati Gowa: Mulus ke Mahkamah Agung atau Mental di Meja Hukim?
GOWA, Trotoar.id — Tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Gowa telah mengunci sikap politiknya. Hak menyatakan pendapat disepakati, dengan agenda paling kon...
Parlemen13 Agustus 2026 14:22
Harga Telur Anjlok, Komisi B DPRD Sulsel Bongkar Beban Peternak dari Hulu ke Hilir
MAKASSAR, Trotoar.id — Harga telur ayam ras di Sulawesi Selatan kembali menjadi persoalan serius bagi peternak.  Di satu sisi harga jual telur di t...