MAKASSAR, TROTOAR.ID – Alumni Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Ujung Pandang angkatan 1988–1991 menggelar temu kangen yang dikemas istimewa di atas kapal phinisi, Anjungan Pantai Losari, Makassar, Jumat (19/9/2025).
Sekitar 300 alumni dari berbagai daerah di Indonesia hadir dalam kegiatan yang tak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga forum strategis untuk berbagi gagasan pembangunan.
Dalam rangkaian temu kangen ini, para alumni menggelar Fantastic Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Integrasi Asta Cita Nasional dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Baca Juga :
Forum ini menghadirkan pandangan dari para alumni yang kini menduduki posisi penting di pemerintahan daerah maupun provinsi.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, yang juga alumni APDN angkatan 1988, menyampaikan rasa syukur dapat berkumpul kembali dengan rekan-rekan seperjuangan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh alumni yang berkontribusi dan meluangkan waktu untuk hadir. Pertemuan ini bukan sekadar nostalgia, tetapi momentum untuk berbagi gagasan demi pembangunan,” ujar Jufri.
Ia menekankan, kehadiran alumni APDN yang kini banyak berperan sebagai pengambil kebijakan di daerah menjadi modal berharga dalam mendorong pembangunan yang selaras dengan visi nasional.
“Kami berharap hasil FGD ini dapat memberi masukan positif dalam penyusunan RPJMD, khususnya dalam mengintegrasikan Asta Cita Nasional sebagai arah pembangunan daerah,” jelasnya.
Menurut Jufri, alumni APDN Ujung Pandang memiliki peran signifikan dalam mendukung pembangunan, terutama di kawasan timur Indonesia.
“Kami optimistis alumni APDN akan terus menghadirkan gagasan segar untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Temu kangen ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi, memperkuat jaringan antaralumni, dan membuka ruang diskusi strategis bagi masa depan pembangunan daerah.




Komentar