Pemprov Sulsel

Gubernur Sulsel Hadiri Rakor Hilirisasi Komoditas Prioritas, Teken MoU Pemenuhan Data Calon Petani

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 22 September 2025 10:39

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025).
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025).

JAKARTA, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025).

Agenda tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan MoU Komitmen Kesanggupan Pemenuhan Data Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) sebagai bagian dari upaya mempercepat pelaksanaan program hilirisasi.

“Menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas dan Penandatanganan MoU Komitmen Kesanggupan Pemenuhan Data Calon Petani Calon Lokasi,” tulis Andi Sudirman melalui keterangannya.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi alam yang sangat besar untuk sektor pertanian.

Iklim tropis, paparan sinar matahari sepanjang tahun, ribuan sungai, serta ratusan gunung menjadikan Indonesia unggul dibanding negara-negara empat musim.

“Kita kadang tidak menyadari bahwa kita adalah negara tropis. Sepanjang tahun kita memiliki sinar matahari, modal penting untuk tumbuhnya tanaman, peternakan, dan lain-lain,” kata Tito.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp9,95 triliun melalui alokasi belanja tambahan (ABT) periode 2025–2027.

Anggaran tersebut difokuskan untuk meningkatkan produktivitas sejumlah komoditas perkebunan prioritas, seperti kelapa, tebu, kopi, kakao, dan lada.

Dari program hilirisasi ini, pemerintah memproyeksikan nilai tambah hingga Rp138,49 triliun.

“Total anggaran hampir Rp10 triliun ini merupakan upaya membangkitkan kembali kejayaan Indonesia sebagai pusat rempah-rempah dunia,” jelas Amran.

Penulis : Lutfi/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Metro11 April 2026 15:29
Bawaslu Sulsel dan BPK RI Gelar Exit Meeting Evaluasi Anggaran 2025
MAKASSAR, Trotoar.id – Komitmen terhadap tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel kembali ditegaskan dalam agenda Exit Meeting antara Bada...
Metro11 April 2026 15:28
Resmikan Lapangan Gaspa, Gubernur Sulsel Dorong Semangat Olahraga Warga Palopo
PALOPO, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan Lapangan Gaspa Palopo yang telah selesai direvitalisasi dan kini ...
Metro11 April 2026 15:25
DPRD Hadiri Rakor Pengelolaan Sampah, Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi
MAKASSAR, Ttoroar.id— Wakil Ketua II DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq, bersama sejumlah anggota dewan dan Sekretaris DPRD menghadiri rapat koordinasi...
Daerah11 April 2026 15:22
Bupati Sidrap ‘Sentil’ Pusat di Depan Baleg DPR: Jangan Banyak Istilah Kemiskinan!
MAKASSAR, Trotoar.id— Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, melontarkan kritik sekaligus masukan tajam terkait belum sinkronnya data...