Pemkot Makassar

Munafri Arifuddin di Youthpreneur Fest 2025: UMKM Harus Jadi Motor Ekonomi Lokal

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 22 September 2025 17:52

Munafri Arifuddin di Youthpreneur Fest 2025: UMKM Harus Jadi Motor Ekonomi Lokal
Munafri Arifuddin di Youthpreneur Fest 2025: UMKM Harus Jadi Motor Ekonomi Lokal

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menegaskan komitmennya mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengungkapkan bahwa Pemkot telah menetapkan kebijakan belanja daerah dengan porsi minimal 50 persen dialokasikan untuk produk-produk UMKM lokal.

“Kebijakan ini menjadi bukti nyata keberpihakan Pemkot Makassar kepada pengusaha lokal. Harapannya, UMKM bisa tumbuh menjadi motor penggerak perekonomian sekaligus pencipta lapangan kerja baru,” ujar Munafri saat menjadi keynote speaker Youthpreneur Fest 2025 di Auditorium Al Jibra Universitas Muslim Indonesia (UMI), Senin (22/9/2025).

Munafri mengajak mahasiswa untuk berani menekuni dunia usaha dan tidak hanya terpaku pada cita-cita menjadi pegawai negeri atau pekerja kantoran.

“Tidak semua orang harus jadi PNS atau dosen. Banyak peluang usaha yang bisa lebih menjanjikan jika dijalani dengan riset, perencanaan, dan keberanian bermitra,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya riset pasar agar usaha tidak sekadar ikut-ikutan. Selain itu, ketersediaan bahan baku, biaya produksi, hingga tenaga kerja harus dihitung secara cermat agar produk tetap kompetitif.

Munafri menambahkan, pemerintah hadir sebagai fasilitator melalui regulasi yang berpihak, kemudahan perizinan, akses permodalan, serta penyediaan infrastruktur pasar.

“Pemkot Makassar sudah menyiapkan skema belanja daerah minimal 50 persen untuk produk UMKM lokal. Kami juga siap menjembatani pelaku usaha dengan perbankan agar mendapat pembiayaan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Ia mencontohkan, banyak UMKM Makassar yang sukses berawal dari modal kecil Rp500 ribu hingga kini menembus pasar nasional.

Dalam pemaparannya, Munafri juga menyinggung inspirasi global seperti Tokopedia, Apple, dan Facebook yang berawal dari garasi sederhana.

“Kuncinya inovasi dan keberanian memulai. Banyak bisnis besar lahir dari usaha kecil yang konsisten bertumbuh,” tuturnya.

Appi bahkan mendorong kampus-kampus di Makassar membentuk unit UMKM sebagai laboratorium wirausaha. Menurutnya, kampus adalah pasar besar yang bisa jadi uji coba sebelum masuk ke inkubasi bisnis Pemkot Makassar.

Menutup sesi, Munafri mengingatkan bahwa jalan menjadi pengusaha penuh tantangan.

“Menjadi pengusaha itu bukan jalan tol yang mulus. Ada tanjakan, liku-liku, bahkan kegagalan. Tapi proses inilah yang menguatkan. Tidak ada pengusaha besar lahir secara instan,” tandasnya.

Penulis : Anti/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 Agustus 2026 11:35
Dies Natalis ke-66 FT Unhas, Andi Sudirman Ajak Engineer Kawal Pembangunan Infrastruktur Sulsel
GOWA, Trotoar.id— Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak keluarga besar Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas), khusus...
Metro30 Agustus 2026 11:04
Gerakan Indonesia Asri di Pantai Losari, Appi: Menanam Pohon adalah Menanam Harapan untuk Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyerukan kolaborasi lintas elemen masyarakat untuk memperkuat gerakan menjaga lingkung...
Daerah30 Agustus 2026 10:50
Bupati Sidrap Susuri Sawah Tiga Kecamatan, Siapkan Sumur Bor hingga Pompa Danau Hadapi El Nino
SIDRAP, Trotoar.id— Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi ancaman El Nino yang berpotensi m...
Metro30 Agustus 2026 10:41
Minggu Pagi, Appi Lepas Ribuan Peserta PPNI Fun Run dan Jalan Sehat Gerakan Koperasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengawali Minggu paginya dengan dua agenda yang mengusung semangat berbeda, namun memili...