BULUKUMBA, Trotoar.id – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) resmi merehabilitasi nama baik Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bulukumba setelah menolak seluruh dalil aduan dari pihak pengadu dalam perkara Nomor 103-PKE-DKPP/III/2025.
Putusan tersebut dibacakan dalam sidang pleno DKPP RI di Jakarta, Senin (20/10/2025), dan disaksikan langsung secara daring oleh Ketua Bawaslu Bulukumba, Bakri Abubakar.
“Alhamdulillah, DKPP RI menyatakan menolak seluruh aduan pengadu dan merehabilitasi nama baik Ketua dan Anggota Bawaslu Bulukumba,” ujar Bakri usai pembacaan putusan.
Baca Juga :
Bakri menegaskan bahwa penanganan laporan pengaduan telah dilakukan secara profesional dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bawaslu Bulukumba, kata dia, telah melakukan kajian komprehensif, termasuk klarifikasi terhadap pelapor, saksi, terlapor, ahli, serta pihak terkait lainnya.
“Laporan telah diregister dan dibahas bersama Sentra Gakkumdu yang terdiri dari unsur kejaksaan, kepolisian, dan Bawaslu,” jelasnya.
Terkait substansi laporan mengenai dugaan pelanggaran mutasi ASN oleh petahana, Bawaslu telah meminta keterangan resmi dari Ditjen Otonomi Daerah. Hasilnya, ASN yang dimaksud bukan pejabat struktural, melainkan staf pelaksana, sehingga tidak melanggar Pasal 71 ayat (2) UU Pilkada.
“Berdasarkan kajian tersebut, unsur pelanggaran tidak terpenuhi dan laporan dihentikan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Bakri.
Ia juga menanggapi tudingan terkait penggunaan saksi ahli yang dianggap memiliki hubungan kedekatan dengan pihak terlapor. Menurutnya, tidak ada satu pun regulasi yang melarang ahli dari kalangan keluarga atau kerabat selama keterangannya relevan dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
“Keterangan ahli dari semua pihak dipertimbangkan sebagai bahan kajian hukum. Tidak ada pelanggaran prosedur,” tambahnya.
Bakri kemudian menyampaikan apresiasi kepada pengadu karena telah ikut menguji integritas Bawaslu.
“Proses ini justru membuktikan bahwa kami bekerja profesional dan objektif. Tuduhan yang diarahkan kepada kami terbukti tidak benar,” tutupnya.




Komentar