Bulukumba

Buku “Petualangan Ara dan Ari di Bantilang Pinisi” Siap Diluncurkan pada Puncak Festival Pinisi 2025

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 23 Oktober 2025 18:34

Buku “Petualangan Ara dan Ari di Bantilang Pinisi” Siap Diluncurkan pada Puncak Festival Pinisi 2025

BULUKUMBA, Trotoar.id— Karya literasi budaya bahari lahir dari tiga perempuan kreatif asal Bulukumba. 

Buku anak berjudul “Petualangan Ara dan Ari di Bantilang Pinisi” dijadwalkan resmi dirilis pada penutupan Festival Pinisi 2025, Sabtu (25/10/2025).

Buku ini ditulis oleh Anjar Sumyana Masiga dan Basmawati Haris, dengan ilustrasi sekaligus desain visual dikerjakan oleh Fina Irmawati Syam. 

Ketiganya disebut sebagai tiga “srikandi literasi” yang menghadirkan karya edukatif untuk mengenalkan budaya maritim kepada generasi muda.

Kisah di dalam buku ini menceritakan petualangan dua anak kembar, Ara Kirana dan Ari Kaimana, yang pulang ke kampung halaman ibunya di Bulukumba. 

Baca Juga  Jaga Privasi, Lindungi Data Pribadi

Di sanalah mereka mengenal Bantilang Pinisi, ruang sakral pembuatan kapal tradisional Pinisi, sekaligus mempelajari nilai-nilai luhur kehidupan masyarakat bahari seperti gotong royong, kecintaan terhadap alam, dan rasa bangga pada jati diri bangsa.

Melalui dialog hangat antara cucu dan kakek, pembaca diajak memahami filosofi Pinisi sebagai simbol kecerdasan, ketangguhan, dan kearifan masyarakat Bulukumba. 

Sebagaimana diketahui, Pinisi telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia.

Buku ini juga mengajarkan pentingnya pelestarian alam, khususnya menanam pohon bitti sebagai bahan utama pembuatan kapal Pinisi, yang selama berabad-abad menjadi ikon kejayaan pelaut Nusantara.

Baca Juga  Bulukumba Menuju Zero Kusta

Karya tersebut diterbitkan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Bulukumba sebagai bagian dari gerakan literasi budaya daerah.

Kepala Bidang Humas Diskominfo dan Persandian Kabupaten Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, membenarkan peluncuran buku tersebut menjadi salah satu agenda resmi Festival Pinisi 2025.

“Kami sangat bangga karena karya ini lahir dari putri-putri daerah sendiri. Buku ini menjadi media pembelajaran tentang kearifan lokal dan filosofi Pinisi yang menjadi jati diri Bulukumba,” ujarnya.

Baca Juga  Even Menembak Internasional Ditutup, Berikut Daftar Pemenangnya

Ia menambahkan, buku bergambar ini sekaligus menjadi bagian dari upaya edukasi berkelanjutan untuk memperkuat identitas bahari di kalangan pelajar dan masyarakat umum.

“Ini merupakan buku cerita bergambar pertama yang secara khusus mengangkat tradisi pembuatan perahu Pinisi. Lebih istimewa lagi karena peluncurannya dilakukan dalam momentum Festival Pinisi 2025,” tutupnya.

Festival Pinisi yang masuk dalam kalender nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) kembali digelar pada 23–25 Oktober 2025 dengan berbagai rangkaian kegiatan budaya, atraksi bahari, dan pameran produk kearifan lokal.(*)

Penulis : Addt

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...