Presiden

Bahlil Lahadalia, Menghadap Ke Presiden Prabowo

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 20 November 2025 19:53

Bahlil Lahadalia, Menghadap Ke Presiden Prabowo

Jakarta, Trotoar.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam pertemuan resmi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/11/2025). 

Pertemuan tersebut membahas secara komprehensif perkembangan kinerja sektor energi, bauran kebijakan strategis nasional, serta arah penguatan ketahanan energi Indonesia ke depan.

Dalam laporan utamanya, Menteri Bahlil menyampaikan bahwa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor energi telah mencapai 85 persen dari target APBN, sebuah capaian yang dinilai sebagai indikator kuat atas stabilitas industri energi nasional di tengah dinamika global. 

Ia menegaskan bahwa realisasi lifting migas juga berada pada jalur yang sesuai dengan proyeksi pemerintah, mencerminkan efektivitas pengawasan produksi dan optimalisasi aset negara.

Selain aspek fiskal, Menteri Bahlil memaparkan perkembangan signifikan dalam program elektrifikasi nasional, termasuk perluasan jaringan listrik ke kawasan terpencil dan desa-desa yang sebelumnya belum menikmati pasokan listrik yang memadai. 

Menurutnya, pemerataan akses energi merupakan fondasi krusial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat basis ekonomi daerah.

Paparan khusus juga diberikan mengenai perkembangan pembangunan di Papua, yang menurut Menteri Bahlil menunjukkan kemajuan dalam integrasi infrastruktur energi dan penguatan pelayanan dasar, sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam mempercepat pembangunan berkeadilan di kawasan timur Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Bahlil turut melaporkan kesiapan peresmian Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kalimantan Timur, yang dipandang sebagai salah satu proyek transformasional dalam industri migas nasional. 

Proyek RDMP diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kapasitas pengolahan minyak dalam negeri serta memperkuat ketahanan energi nasional.

Dengan beroperasinya RDMP, Indonesia ditargetkan dapat mewujudkan swasembada solar dan avtur pada 2026, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar. 

Menurut Bahlil, capaian ini bukan hanya memperkuat stabilitas energi, tetapi juga berdampak langsung pada efisiensi fiskal dan penguatan industri hilir migas.

Pertemuan strategis ini menegaskan komitmen Presiden Prabowo untuk mempercepat reformasi struktural sektor energi, meningkatkan efisiensi tata kelola, serta memastikan keberlanjutan pasokan energi yang andal bagi seluruh rakyat Indonesia.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik15 Agustus 2026 23:08
IAS Batasi Usia Pengurus Perempuan Golkar Sulsel, 80 Kader Muda Disiapkan Isi Struktur Baru
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan baru Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah komando Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mulai memperlihatkan wajah yan...
Politik15 Agustus 2026 21:11
IAS: Usman Marham dan Amirullah Nur Bersaing Jadi Bendahara Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Perebutan posisi strategis dalam struktur baru DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai mengerucut. Dua nama disebut masuk ...
Daerah15 Agustus 2026 20:47
Satu Bulan Satu Buku, Luwu Menyalakan Mesin Literasi dari Bangku Sekolah
LUWU, Trotoar.id — Di tengah derasnya arus informasi yang setiap hari memenuhi layar telepon genggam, Pemerintah Kabupaten Luwu memilih kembali mene...
Politik15 Agustus 2026 20:14
Adnan Purichta Ichsan Dikabarkan Kembali ke Demokrat, Ni’matullah: Saya Juga Dengar Demikian
MAKASSAR, Trotoar.id — Peta politik Sulawesi Selatan kembali diramaikan kabar kembalinya mantan Bupati Gowa dua periode, Adnan Purichta Ichsan Yasin...