MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono, secara resmi membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) IX PPP Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini dihadiri seluruh pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP dari kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Baca Juga :
Dalam Muswil tersebut, PPP Sulsel akan menentukan tujuh anggota tim formatur yang terdiri atas lima perwakilan kabupaten/kota, satu perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), serta satu perwakilan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Tujuh formatur inilah yang nantinya akan menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPW PPP Sulsel.
“Muswil ini berbeda dengan muswil pada umumnya.
Muswil kali ini akan memutuskan tujuh formatur, dan ketujuh formatur tersebutlah yang akan menentukan Ketua, Sekretaris, serta Bendahara DPW,” ujar Mardiono.
Menanggapi isu dinasti politik di internal PPP Sulsel yang dinilai dapat memengaruhi posisi partai pada pemilu mendatang,
Mardiono menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah persoalan selama sosok yang dipilih memiliki kapasitas yang mumpuni.
“Tidak ada masalah selama orang yang diputuskan tim formatur merupakan kader yang memiliki kapasitas, kompetensi, dan kemampuan memajukan PPP sebagai partai politik papan atas di Sulawesi Selatan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Sulsel demisioner, Imam Fauzan Amir Uskara, menjelaskan bahwa proses penentuan formatur sepenuhnya akan dibahas dan diputuskan oleh peserta Muswil.
“Peserta Muswil yang akan menentukan keterwakilan DPC dalam tim formatur. Selanjutnya, tim inilah yang akan menetapkan siapa yang akan mengisi posisi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara,” jelasnya.
Muswil IX PPP Sulsel diharapkan menjadi momentum konsolidasi partai untuk memperkuat struktur organisasi serta memantapkan strategi menghadapi kontestasi politik ke depan.




Komentar