MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Mardiono, menanggapi isu yang menyebut adanya potensi dinasti politik di tubuh PPP Sulawesi Selatan jelang penentuan kepemimpinan baru Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).
Isu tersebut bahkan menyeret nama adik kandung Ketua DPW PPP Sulsel demisioner, Imam Fauzan Amir Uskara, yakni Ilham Fauzi, yang disebut-sebut berpeluang menggantikannya.
Baca Juga :
Menurut Mardiono, dinamika tersebut bukanlah persoalan selama kandidat yang diusulkan merupakan kader yang memiliki kapasitas, kompetensi, dan kemampuan memajukan partai.
“Soal dinasti politik saya rasa tidak menjadi masalah, selama yang diusulkan adalah kader yang memiliki kompetensi dan kemampuan membawa PPP menjadi partai politik papan atas di Sulawesi Selatan,” tegas Mardiono.
Ia menjelaskan, proses penentuan Ketua DPW PPP Sulsel akan berlangsung secara demokratis melalui mekanisme tim formatur.
Tim tersebut berjumlah tujuh orang yang terdiri dari satu utusan DPP, satu utusan DPW, dan lima perwakilan dari DPC kabupaten/kota.
“Tujuh formatur inilah yang akan menentukan siapa yang menjadi ketua, sekretaris, dan bendahara DPW,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Sulsel demisioner, Imam Fauzan Amir Uskara, menegaskan bahwa penentuan perwakilan DPC dalam tim formatur juga akan dilakukan secara musyawarah oleh seluruh DPC se-Sulawesi Selatan.
“Sebanyak 24 DPC akan bermusyawarah untuk menentukan siapa yang akan menjadi perwakilan DPC di tim tujuh formatur,” ujarnya.
Mekanisme ini diharapkan mampu memastikan proses regenerasi kepemimpinan di tubuh PPP Sulsel berjalan demokratis, terbuka, dan tetap mengedepankan kader terbaik partai.




Komentar