Pemkot Makassar

Appi: Masjid Harus Bersih, Legal, dan Hadir Menjawab Persoalan Sosial

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 19 Januari 2026 20:29

Appi: Masjid Harus Bersih, Legal, dan Hadir Menjawab Persoalan Sosial

MAKASSAR. Trotoar.id  — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional, memiliki legalitas hukum yang jelas, serta berorientasi pada pelayanan dan penyelesaian persoalan sosial masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pelantikan Badan Pengurus Harian Masjid Nurul Ittihad, Kelurahan Kalukkuang, Kecamatan Tallo, untuk masa bakti 2025–2030, Minggu malam (18/1/2026).

Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menyoroti masih minimnya jumlah masjid di Makassar yang memiliki legalitas wakaf secara lengkap. 

Dari ribuan masjid yang ada, ia memperkirakan tidak lebih dari seratus masjid yang telah memiliki dokumen hukum wakaf yang sah.

“Ini menjadi persoalan serius. Banyak masjid yang dibangun oleh generasi terdahulu, tetapi proses wakafnya tidak terdokumentasi dengan baik. Kondisi ini berpotensi menimbulkan sengketa di kemudian hari,” ujar Appi.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama, Badan Wakaf, serta Badan Amil Zakat untuk mendorong percepatan legalisasi aset wakaf masjid. 

Langkah ini juga dimaksudkan untuk memastikan pengelolaan dana umat dilakukan secara transparan dan dimanfaatkan kembali untuk kepentingan masyarakat.

Selain aspek legalitas, Appi juga menekankan pentingnya kebersihan masjid sebagai indikator utama kualitas pengelolaan. Menurutnya, kondisi toilet masjid mencerminkan tingkat kepedulian pengurus terhadap kenyamanan jamaah.

“Kalau toiletnya tidak bersih, bagaimana kita bisa berharap jamaah merasa nyaman. Kebersihan masjid itu sifatnya fundamental,” tegasnya.

Lebih lanjut, Appi mengingatkan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, ruang komunikasi warga, serta tempat penyelesaian berbagai persoalan masyarakat di sekitarnya.

Karena itu, ia meminta pengurus masjid yang baru dilantik untuk benar-benar hadir dan berperan aktif, bukan sekadar tercantum dalam surat keputusan kepengurusan.

Appi juga mendorong masjid agar menjadi ruang pembinaan generasi muda dengan pendekatan yang ramah anak. Menurutnya, anak-anak tidak boleh dijauhkan dari masjid hanya karena perilaku mereka yang masih dalam batas kewajaran.

“Biarkan anak-anak bermain di halaman masjid. Jangan dimarahi terus-menerus, karena merekalah generasi penerus yang kelak akan memakmurkan masjid,” ujarnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, Munafri mengingatkan agar masjid dipersiapkan secara optimal sebagai pusat kegiatan keagamaan. Ia juga mengajak lurah, RT, dan RW untuk bersinergi menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan dan akses menuju masjid. (*)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah12 Mei 2026 16:12
Resmikan dan Uji Coba JIAT, Bupati Sidrap: Solusi Konkret Atasi Kebutuhan Air Petani
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri peresmian sekaligus uji pengaliran Jaringan Irigasi Air Tanah ...
Daerah12 Mei 2026 16:08
Pantau Progres, Bupati Sidrap Pimpin Rakor Evaluasi Koperasi Merah Putih
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi Koperasi Merah Putih tingkat k...
Metro12 Mei 2026 15:56
Pemkot Makassar Perdana Terlibat di MIWF 2026, Appi Dorong Kolaborasi Kreatif Global
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar untuk pertama kalinya terlibat langsung dalam penyelenggaraan Makassar International Writers Festiva...
Metro12 Mei 2026 15:52
Makassar Dorong Perwali Inklusif, Appi: Tak Boleh Ada Fasilitas Publik Abaikan Disabilitas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk membangun kota yang inklusif dan ra...