PEMDA BULUKUMBA

Perkuat Akses Sanitasi Layak, Bupati Andi Utta Serahkan 517 Unit Infrastruktur Sanitasi di Bulukumba

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 27 Januari 2026 18:28

Perkuat Akses Sanitasi Layak, Bupati Andi Utta Serahkan 517 Unit Infrastruktur Sanitasi di Bulukumba
Perkuat Akses Sanitasi Layak, Bupati Andi Utta Serahkan 517 Unit Infrastruktur Sanitasi di Bulukumba

BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menghadiri serah terima Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Sanitasi Masyarakat (Sanimas) Kabupaten Bulukumba Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Kahayya, Lantai 4 Gedung Pinisi Bulukumba, Senin (26/1/2026).

Program IBM Sanimas 2025 di Kabupaten Bulukumba bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang melekat pada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Pelaksanaannya secara teknis dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Serah terima program tersebut turut dihadiri Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Selatan, Baskoro Elmiawan.

Hadir pula Wakil Ketua DPRD Bulukumba Syahruni Haris, Kepala Bapperida Bulukumba Andi Irma Darmayanti, sejumlah pejabat eselon II lingkup Pemkab Bulukumba, para camat, kepala desa penerima manfaat, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Bulukumba, Dwi Puspita Sari, melaporkan bahwa Program Sanimas bertujuan mendorong pemenuhan akses sanitasi dari layak menuju aman dan berkelanjutan.

Program ini juga selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bulukumba 2025–2029.

“Dalam RPJMD Kabupaten Bulukumba, program ini sejalan dengan visi keempat, yakni meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, pengembangan wilayah yang terencana, dan berketahanan iklim,” ujar Dwi.

Ia menjelaskan, Program Sanimas menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama sekaligus penanggung jawab kegiatan, dengan dukungan pengelola di tingkat pusat, daerah, serta tenaga pendamping.

Karena itu, dibutuhkan kolaborasi dan kerja keras semua pihak untuk mewujudkan akses sanitasi yang layak dan aman di Bulukumba.

“Program Sanimas 2025 dilaksanakan di 19 lokasi dengan total anggaran Rp7,6 miliar. Setiap desa menerima anggaran Rp400 juta,” jelasnya.

Dari alokasi tersebut, lanjut Dwi, sebagian besar desa membangun 27 unit prasarana sanitasi. Khusus Desa Padangloang, Tamatto, Balleanging, dan Bonto Bangun, masing-masing membangun 28 unit. Secara keseluruhan, jumlah infrastruktur sanitasi yang terbangun di Kabupaten Bulukumba mencapai 517 unit.

Sementara itu, Kepala BPBPK Sulsel, Baskoro Elmiawan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kementerian Pekerjaan Umum melalui Ditjen Cipta Karya terus mendorong pembangunan infrastruktur dasar yang komprehensif, inklusif, dan berkelanjutan. Salah satu strateginya adalah melalui pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat atau IBM,” jelas Baskoro.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Sanimas di Bulukumba tidak terlepas dari kolaborasi aktif berbagai pihak, mulai dari balai, pemerintah daerah, pendamping di tingkat provinsi hingga desa, serta keterlibatan langsung masyarakat.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama mendukung pelaksanaan Program Sanimas 2025 di Kabupaten Bulukumba,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menekankan pentingnya memaksimalkan potensi daerah sebagai upaya bersama menekan angka kemiskinan. Menurutnya, Bulukumba memiliki sumber daya alam yang luas dan subur yang harus dikelola secara optimal.

“Kita tidak bisa menyalahkan nasib. Yang penting adalah kemauan untuk bekerja dan memanfaatkan potensi yang ada,” ujar Bupati yang akrab disapa Andi Utta.

Ia juga menantang para kepala desa untuk menjadi pemimpin yang berani dan progresif, demi memastikan masyarakat merasakan manfaat nyata dari setiap program pembangunan.

“Kepala desa harus menjadi petarung. Pemimpin itu harus bertarung agar masyarakatnya bisa sejahtera,” tegasnya.

Melalui Program IBM Sanimas ini, Andi Utta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pimpinan Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Kementerian Pekerjaan Umum, perangkat daerah terkait, para fasilitator pendamping, Kelompok Masyarakat Pelaksana (KMP), serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan pembangunan infrastruktur sanitasi di Bulukumba.

“Banyak aspirasi masyarakat Bulukumba yang diperjuangkan, termasuk pembangunan infrastruktur jalan dan sanitasi. Kolaborasi inilah yang terus kita jaga untuk kemajuan daerah,” tutup Andi Utta. (*)

Penulis : ADDY

 Komentar

Berita Terbaru
Politik07 Maret 2026 20:58
Musda Golkar di Gelar Akhir Maret, Muhiddin Pentingnya Soliditas Kader
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Muhiddin M Said, menyatakan soliditas dan kekompakan kader ...
Parlemen07 Maret 2026 20:30
DPRD Sulsel Soroti Jalan Trans Sulawesi Rusak, Kadir Halid Minta Balai Jalan Nasional Segera Bertindak
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan, Kadir Halid, meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nas...
News07 Maret 2026 20:19
Wakil Wali Kota Makassar Tarawih Bersama Warga di Masjid Nurul Jihad Toddoppuli
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, melaksanakan salat tarawih berjamaah bersama masyarakat dalam rangka Safari R...
Metro07 Maret 2026 20:15
Safari Subuh Ramadan, Munafri Perkuat Silaturahmi Pemkot Makassar dengan Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali melaksanakan kegiatan Safari Subuh Ramadan dengan menunaikan salat subuh berja...