MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Kota Makassar, Ismail, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di wilayah utara Kota Makassar.
Komitmen tersebut disampaikan saat menggelar reses kedua masa persidangan kedua Tahun Sidang 2025/2026 di Jalan Korban 40.000 Jiwa Lorong 5B, Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Rabu (11/2/2026).
Reses ini menjadi bagian dari agenda Ismail menyerap aspirasi warga di daerah pemilihannya yang meliputi Kecamatan Tallo, Wajo, Bontoala, Ujung Tanah, dan Kepulauan Sangkarrang.
Baca Juga :
Air Bersih Jadi Keluhan Utama
Dalam dialog bersama warga, persoalan utama yang mencuat adalah kebutuhan air bersih yang hingga kini belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.
Legislator Partai Golkar tersebut menegaskan, pengadaan air bersih akan dilakukan secara bertahap melalui intervensi yang dibangunnya bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
“Kita mau kebutuhan dasar warga soal air ini bisa terpenuhi semua. Wilayah utara harus mendapatkan prioritas,” tegas Ismail.
Ia menjelaskan, melalui forum reses dirinya dapat memetakan titik-titik yang perlu dimaksimalkan untuk pemasangan dan pengembangan jaringan pipa air bersih.
“Kalau ada keluhan soal air bersih, sampaikan saja. Ini salah satu komitmen saya sejak maju sebagai anggota dewan,” tambahnya.
Libatkan PDAM dan Dinas PU
Ismail mengungkapkan, dalam setiap kegiatan reses ia selalu mengundang PDAM Makassar dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar dapat langsung mencatat dan menindaklanjuti keluhan warga.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar aspirasi masyarakat tidak berhenti pada tataran wacana.
“Saya selalu didampingi PDAM dan Dinas PU. Hanya saja hari ini PU berhalangan hadir,” ujarnya.
Sebagai Ketua Komisi B DPRD Makassar yang membidangi perekonomian dan keuangan, Ismail menilai penting menghadirkan instansi teknis karena PDAM merupakan mitra kerja komisinya.
Pengalaman Pengadaan Air Bersih
Di hadapan warga, Ismail juga memaparkan sejumlah keberhasilan pengadaan air bersih yang telah direalisasikan, di antaranya di Jalan Veteran, Pongtiku, dan Jalan Gunung Bawakaraeng.
Ia mengakui prosesnya tidak mudah karena harus melalui koordinasi dengan balai jalan terkait perizinan pengeboran.
“Prosesnya memang lama karena pengurusan di balai jalan cukup rumit. Tapi Alhamdulillah, setelah dibantu Pak Wali dan Anggota DPR RI Hamka B Kady, akhirnya disetujui,” jelasnya.
Ismail menegaskan perjuangan tersebut akan terus berlanjut secara bertahap, mengingat masih banyak titik jaringan pipa yang perlu dikerjakan.
“Ini komitmen saya, bagaimana air bersih bisa mengalir ke seluruh wilayah utara Makassar,” tutupnya.
Sementara itu, Lurah Rappojawa, Rismala Hasan, mengapresiasi kehadiran Ismail yang turun langsung menyapa warga dan mendengarkan aspirasi mereka.
“Terima kasih banyak Pak Dewan sudah menyempatkan waktu hadir di wilayah kami. Kami berharap aspirasi warga, terutama soal air bersih, dapat segera terealisasi,” ujarnya.
Melalui reses tersebut, diharapkan persoalan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah utara Makassar dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan. (*)



Komentar