Pemprov Sulsel

Dorong Ekonomi Berbasis Budaya, Fatmawati Rusdi Perkuat Posisi Tenun Lipa Sabbe Sidrap

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 07 April 2026 18:00

Dorong Ekonomi Berbasis Budaya, Fatmawati Rusdi Perkuat Posisi Tenun Lipa Sabbe Sidrap

SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendorong penguatan sektor ekonomi berbasis budaya melalui pengembangan tenun tradisional lipa sabbe di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Dorongan tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja ke sentra kerajinan tenun di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Selasa (7/4/2026), sebagai bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Sulsel dalam memperkuat daya saing produk lokal di tengah tekanan pasar modern.

Dalam kunjungan tersebut, Fatmawati meninjau langsung proses produksi tenun lipa sabbe, mulai dari penyiapan benang hingga proses penenunan tradisional yang masih dipertahankan para perajin.

Didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, ia juga berdialog dengan pelaku usaha terkait sejumlah persoalan mendasar yang masih menjadi tantangan, seperti keterbatasan akses pasar, ketersediaan bahan baku, hingga peningkatan kualitas produk agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Pengembangan usaha tradisional harus didorong agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing dan menjadi kekuatan ekonomi baru,” ujar Fatmawati.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan arah kebijakan Pemprov Sulsel yang mulai menempatkan sektor kerajinan tradisional sebagai bagian dari strategi ekonomi kerakyatan, bukan sekadar pelestarian budaya semata.

Di sisi lain, Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menilai kehadiran Wakil Gubernur menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah provinsi terhadap pelaku UMKM lokal.

“Ini menjadi dorongan moral sekaligus motivasi bagi perajin untuk terus menjaga kualitas dan mempertahankan warisan budaya daerah,” ujarnya.

Langkah ini juga dipandang sebagai upaya membangun ekosistem ekonomi berbasis kearifan lokal, di mana tenun lipa sabbe tidak hanya diposisikan sebagai produk budaya, tetapi juga sebagai komoditas bernilai ekonomi yang berpotensi memperkuat struktur ekonomi daerah.

Dengan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, tenun lipa sabbe Sidrap diharapkan mampu naik kelas dari produksi tradisional menjadi industri kreatif yang berdaya saing, sekaligus menjaga identitas budaya di tengah arus globalisasi.

Penulis : Wawan

 Komentar

Berita Terbaru
Metro19 Oktober 2026 19:41
Pemkot Makassar Gandeng UI dan Unhas, Siapkan ASN dan Pelajar Hadapi Tantangan Kota Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kolaborasi dengan Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI) ...
Politik19 Oktober 2026 18:32
IAS Bentuk 11 Korwil Golkar Sulsel, Musda Kabupaten/Kota Ditarget Rampung Akhir 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mulai mempercepat konsolidasi organisasi dengan mem...
Metro19 Oktober 2026 15:53
Digitalisasi PBG Dongkrak Retribusi Makassar Rp21,38 Miliar, Baru 37 Persen Bangunan Teridentifikasi Berizin
MAKASSAR, Trotoar.id — Digitalisasi perizinan bangunan mulai menunjukkan hasil bagi Pemerintah Kota Makassar. Hingga Oktober 2026, realisasi retribu...
Parlemen19 Oktober 2026 15:46
Marthen Rantetondok Apresiasi Multiyears Pemprov Sulsel, Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Toraja dan Luwu
MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan infrastruktur jalan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ...