SIDRAP, Trotoar.id – Digitalisasi tata kelola dokumen kini menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan di berbagai instansi pemerintahan, termasuk di sektor pendidikan.
Transformasi ini menuntut kesiapan sumber daya manusia yang adaptif serta mampu mengoperasikan sistem berbasis teknologi secara optimal.
Seiring dengan perkembangan tersebut, pengelolaan administrasi sekolah dituntut tidak lagi bergantung pada sistem manual.
Baca Juga :
Penggunaan aplikasi digital dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas dalam pengelolaan dokumen.
Menjawab tantangan itu, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar sosialisasi dan pelatihan teknis penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi).
Kegiatan ini menyasar para operator Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan Swasta se-Kabupaten Sidrap sebagai ujung tombak dalam pengelolaan administrasi berbasis digital di lingkungan sekolah.
Pelatihan dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di UPT SMPN 2 Pangkajene.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi praktik langsung penggunaan aplikasi Srikandi oleh para peserta.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Kominfo Sidrap Mursalim Halim, Kepala Bidang Persandian Amsir Muan, serta Analis Tata Kelola Keamanan Siber Bidang Persandian Munawir.
Turut memantau jalannya kegiatan, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri dan Swasta Kabupaten Sidrap Agus Salen bersama Sekretaris MKKS Muhammad Natsir Ede.
Sekretaris Dinas Kominfo Sidrap, Mursalim Halim, dalam sambutannya menegaskan bahwa operator sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi transformasi digital di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, keberhasilan penerapan aplikasi Srikandi sangat bergantung pada kemampuan operator dalam mengelola administrasi secara digital, termasuk dalam pemanfaatan tanda tangan elektronik.
“Operator merupakan garda terdepan dalam pengelolaan administrasi digital. Dengan aplikasi Srikandi, proses pengarsipan dokumen menjadi lebih cepat, aman, dan efisien,” ujar Mursalim.
Ia juga menambahkan bahwa digitalisasi tidak hanya berdampak pada percepatan layanan administrasi, tetapi juga meningkatkan keamanan data serta meminimalisir risiko kehilangan dokumen penting.
Sementara itu, Kepala Bidang Persandian Amsir Muan menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus memberikan pendampingan teknis kepada para operator sekolah.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh peserta benar-benar memahami penggunaan aplikasi Srikandi, sehingga dapat diimplementasikan secara maksimal di masing-masing sekolah.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kominfo Sidrap berharap seluruh SMP Negeri dan Swasta di wilayah tersebut dapat segera mengadopsi sistem kearsipan digital yang terintegrasi.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya tata kelola administrasi sekolah yang lebih modern, profesional, dan akuntabel di era digital.




Komentar