Pemda Bulukumba

Produk Kriya Batik Mawar dan Anyaman Lontar Curi Perhatian di Pameran PINISI 24

Suriadi
Suriadi

Kamis, 07 Mei 2026 16:43

Produk Kriya Batik Mawar dan Anyaman Lontar Curi Perhatian di Pameran PINISI 24

BULUKUMBA, Trotoar.id – Produk kriya unggulan Kabupaten Bulukumba berupa Batik Mawar dan Anyaman Lontar.

Salah satunya lintara Sapobatu yang menjadi daya tarik utama dalam puncak kegiatan PINISI 24 (Pameran Inovasi dan Aktualisasi) yang digelar CPNS Pemerintah Kabupaten Bulukumba Formasi Tahun 2024 di Lantai 4 Gedung Pinisi, Rabu, 6 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, dan menghadirkan berbagai inovasi pelayanan publik hasil aktualisasi CPNS, termasuk kolaborasi bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bulukumba.

Stand Dekranasda Bulukumba menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung karena menampilkan beragam produk kriya unggulan daerah sekaligus demonstrasi pembuatan kerajinan secara langsung oleh para pengrajin lokal.

Pengunjung diperlihatkan proses membatik kain dengan motif khas Batik Mawar serta teknik menganyam daun lontar menjadi produk kriya bernilai ekonomis tinggi yang dikenal sebagai Anyaman Lontar Sapobatu.

Baca Juga  Dua Tahun Berturut-turut, Mahasiswa UGM “Turun Gunung” di Bulukumba

Kehadiran stand tersebut menjadi simbol sinergi antara inovasi birokrasi dengan pemberdayaan ekonomi kreatif dan pelestarian produk lokal daerah.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba Muh Ali Saleng, Wakil Ketua I DPRD Bulukumba Fahidin HDK, Wakil Ketua II DPRD Bulukumba Syahruni Haris, serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Salah satu atraksi yang paling menarik perhatian pengunjung adalah aksi para pengrajin yang memperagakan secara langsung proses membatik dan menganyam di lokasi pameran.

Melalui demonstrasi tersebut, pengunjung tidak hanya melihat hasil akhir produk, tetapi juga memahami proses panjang, ketelitian, serta nilai seni yang terkandung di balik setiap karya kriya lokal Bulukumba.

Baca Juga  Ilham Azikin Ingin Bangun Perguruan Tinggi di Bantaeng

Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, mengatakan keikutsertaan Dekranasda dalam PINISI 24 merupakan bagian dari strategi promosi untuk memperluas pengenalan produk kriya lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan aparatur sipil negara.

“Kehadiran Dekranasda dalam ajang PINISI 24 ini adalah upaya kami untuk terus memperkenalkan potensi kriya lokal kepada masyarakat luas, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi birokrasi dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Menurutnya, demonstrasi membatik dan menganyam yang ditampilkan secara langsung diharapkan mampu memberi edukasi kepada masyarakat tentang tingginya nilai seni, keterampilan, dan dedikasi para pengrajin lokal.

“Melalui demonstrasi ini, kita ingin pengunjung melihat langsung nilai seni dan proses di balik setiap produk unggulan seperti Batik Mawar dan kerajinan lontar Sapobatu,” tambahnya.

Sementara itu, Andi Muchtar Ali Yusuf atau yang akrab disapa Andi Utta turut mengapresiasi kolaborasi antara pameran inovasi CPNS dengan sektor ekonomi kreatif daerah.

Baca Juga  Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemkab Bulukumba Gelar Gerakan Pangan Murah

Menurutnya, inovasi yang lahir dari birokrasi tidak hanya harus berdampak pada pelayanan publik, tetapi juga mampu mendukung penguatan ekonomi masyarakat dan keberlanjutan produk lokal.

“Sinergi seperti ini penting agar inovasi pelayanan publik juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan memperkuat identitas daerah,” ujar Andi Utta.

Selain menghadirkan pameran kriya, PINISI 24 juga menampilkan 101 inovasi pelayanan publik hasil aktualisasi CPNS yang dirancang untuk menjawab berbagai tantangan di unit kerja masing-masing.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap lahir budaya kerja birokrasi yang lebih adaptif, kreatif, dan solutif, sekaligus memperkuat promosi potensi ekonomi kreatif lokal sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Penulis : Ardi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...
Daerah07 Mei 2026 16:43
Produk Kriya Batik Mawar dan Anyaman Lontar Curi Perhatian di Pameran PINISI 24
GOWA, Trotoar.id — Jalan berlubang dan debu yang selama ini menjadi persoalan pengguna jalan di ruas Burung-Burung–Bili-Bili, Kabupaten Gowa, kini...