Sudaryono

Prabowo Tunjuk Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 22 Juli 2026 16:12

Prabowo Tunjuk Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional

Makassar, Trotoar.id — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan penataan kabinet sebagai bagian dari penguatan program prioritas nasional.

Salah satu keputusan strategis yang diambil adalah menerima pengunduran diri Nanik S. Deyang dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Nanik selanjutnya akan lebih fokus pada bidang perawatan kesehatan, sementara Presiden mempercayakan kepemimpinan BGN kepada Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, sosok yang dikenal sebagai salah satu orang kepercayaan Prabowo sejak lama.

Penunjukan Sudaryono dinilai bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari strategi besar Presiden Prabowo dalam mempercepat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu janji politik utama pemerintah.

Program tersebut membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya memahami birokrasi, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola sektor pangan, pertanian, dan jaringan distribusi nasional.

Sudaryono bukanlah nama baru di lingkungan Presiden Prabowo. Jauh sebelum memasuki pemerintahan, ia dikenal sebagai mantan asisten pribadi sekaligus ajudan Prabowo Subianto setelah sang presiden kembali dari Jepang.

Kedekatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun membuat Sudaryono memahami secara langsung visi, karakter kepemimpinan, dan arah kebijakan Prabowo, terutama dalam mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Karier politik Sudaryono berkembang pesat bersama Partai Gerindra. Ia menjadi salah satu kader muda yang mendapat kepercayaan besar dari Prabowo hingga akhirnya dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Tengah periode 2023–2025.

Di bawah kepemimpinannya, konsolidasi partai di Jawa Tengah berjalan semakin kuat dan menjadikan dirinya sebagai salah satu tokoh muda yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Selain aktif di dunia politik, Sudaryono juga memiliki rekam jejak panjang di sektor bisnis. Ia pernah menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Garuda TV dan menduduki posisi penting di Nusantara Energy.

Pengalaman memimpin perusahaan dinilai membentuk kemampuan manajerial, tata kelola organisasi, hingga pengambilan keputusan strategis yang kini dibutuhkan dalam mengelola Badan Gizi Nasional yang memiliki cakupan program sangat luas.

Di sektor ekonomi kerakyatan, Sudaryono juga dikenal sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

Posisi tersebut mempertemukannya langsung dengan berbagai persoalan distribusi pangan, stabilitas harga, hingga pemberdayaan pelaku usaha kecil di pasar tradisional.

Pengalaman ini menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan program makan bergizi yang membutuhkan rantai pasok pangan yang efisien dan berkelanjutan.

Tak hanya itu, Sudaryono juga dipercaya memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sebagai Ketua Umum. Organisasi tersebut menjadi wadah bagi jutaan petani Indonesia.

Melalui HKTI, Sudaryono aktif mendorong peningkatan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta penguatan ketahanan pangan nasional.

Rekam jejak tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo yang menempatkan sektor pangan sebagai salah satu fondasi utama pembangunan nasional.

Sebelum dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional, Sudaryono terlebih dahulu dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia.

Di kementerian tersebut, ia terlibat langsung dalam berbagai kebijakan peningkatan produksi pangan, modernisasi pertanian, hingga penguatan cadangan pangan nasional.

Pengalaman sebagai Wakil Menteri Pertanian dinilai menjadi bekal penting karena kebutuhan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada keberhasilan sektor pertanian nasional.

Penunjukan Sudaryono juga mencerminkan gaya kepemimpinan Presiden Prabowo yang cenderung menempatkan figur-figur dengan loyalitas tinggi, pengalaman lapangan, dan kemampuan manajerial dalam posisi strategis pemerintahan.

Dengan latar belakang politik, bisnis, organisasi kemasyarakatan, hingga pemerintahan, Sudaryono dinilai memiliki kapasitas untuk mempercepat konsolidasi Badan Gizi Nasional sebagai lembaga yang memegang peran sentral dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Kini, tantangan besar menanti Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Di bawah kepemimpinannya, publik berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjangkau jutaan anak sekolah, ibu hamil, serta kelompok rentan di seluruh Indonesia.

Kepercayaan yang diberikan langsung oleh Presiden Prabowo menjadi bukti bahwa Sudaryono bukan hanya kader politik, tetapi juga salah satu figur yang dipersiapkan untuk mengawal salah satu program paling strategis dalam pemerintahan lima tahun ke depan.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah22 Juli 2026 16:52
TP PKK Luwu Matangkan Monitoring 10 Program Pokok PKK, Kurniah Patahudding Tekankan Sinergi dan Pembinaan Berkelanjutan
Luwu, Trotoar.id – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Luwu mulai mematangkan persiapan pelaksanaan monitoring dan pembinaan 10 Program Pokok PKK ke se...
Politik22 Juli 2026 16:47
Pasca Musda , Sejumlah Politisi Lintas Partai Dikabarkan Bidik Posisi Strategis di Golkar Sulsel
Trotoar.id, Makassar — Penetapan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031 mulai memun...
Parlemen22 Juli 2026 15:00
Banggar DPRD Sulsel Desak Audit Investigatif Proyek Bermasalah, Soroti Pengamanan Aset hingga Optimalisasi PAD
MAKASSAR, Trotoar.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melontarkan sejumlah rekomendasi strategis kepada Pemerintah Provinsi...
Parlemen21 Juli 2026 16:46
Banggar DPRD Sulsel Soroti Kinerja APBD 2025, Rekomendasikan Audit Investigatif hingga Perbaikan Tata Kelola Keuangan Daerah
Makassar, Trotoar.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan laporan hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ran...