DPRD Sulsel

Dinilai Paling Aktif dan Kritis, Anggota DPRD Sulsel Ini Diganjar Penghargaan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 11 September 2026 19:48

DPRD AWARD
DPRD AWARD

MAKASSAR, Trotoar.id — Badan Kehormatan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan penghargaan kepada salah seorang anggota DPRD Sulsel yang dinilai paling aktif dan kritis dalam menjalankan fungsi legislatif.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kiprah anggota dewan dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat, khususnya dalam menyampaikan aspirasi masyarakat serta mengawal kebijakan pemerintah daerah.

Penerima penghargaan menyambut apresiasi tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja-kerja politik dan pengawasan di lembaga legislatif.

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan dan amanah yang sangat saya syukuri,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan itu tidak boleh dimaknai sekadar sebagai pencapaian personal. Justru, apresiasi tersebut menjadi pengingat agar setiap amanah sebagai wakil rakyat dijalankan secara sungguh-sungguh.

Ia menegaskan, anggota DPRD memiliki tanggung jawab untuk berani menyampaikan suara masyarakat, kritis dalam mengawal kebijakan, sekaligus memastikan setiap keputusan pemerintah tetap berpijak pada kepentingan publik.

“Bagi saya, penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap amanah harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, berani menyampaikan suara rakyat, kritis dalam mengawal kebijakan, dan tetap berpijak pada kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan penghargaan yang diberikan Badan Kehormatan DPRD Sulsel. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi energi tambahan untuk meningkatkan kinerja sebagai legislator.

“Semoga ini menjadi motivasi untuk terus bekerja, mengawal aspirasi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ia menilai sikap kritis merupakan bagian penting dalam menjalankan fungsi DPRD. Kritik, kata dia, semestinya tidak diarahkan untuk sekadar mencari kelemahan pemerintah, melainkan menjadi instrumen untuk memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kritis bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan kebijakan benar-benar berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus mengawal jalannya pemerintahan dan kebijakan publik di Sulawesi Selatan. Menurutnya, fungsi pengawasan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar kebijakan yang dilahirkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Mari bersama tetap mengawal,” tandasnya.

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah11 September 2026 19:35
3.054 PPPK Paruh Waktu Bulukumba Bakal Bergaji Minimal Rp750 Ribu
BULUKUMBA, Trotoar.id — Sebanyak 3.054 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bulukumba bakal mendapat angin seg...
Daerah11 September 2026 19:32
Lantik Enam Pejabat, Bupati Barru Tekankan Lurah Jangan Jaga Jarak dengan Warga
BARRU, Trotoar.id — Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari meminta para lurah yang baru dilantik tidak sekadar duduk di belakang meja. Mereka dituntut t...
Nasional11 September 2026 19:13
Indonesia Jadi Tujuan Utama Mahasiswa Australia, NCP Cetak Rekor Peserta pada 2026
JAKARTA, Trotoar.id — Indonesia semakin menegaskan posisinya sebagai mitra strategis Australia di bidang pendidikan. Dalam program New Colombo Plan ...
Nasional11 September 2026 18:55
KNPI Sulsel Desak Mafia BBM Subsidi Dibongkar, Soroti Antrean hingga Dugaan Pasokan ke Kawasan Industri
MAKASSAR,Trotoar.id — Persoalan kelangkaan dan antrean bahan bakar minyak (BBM) subsidi di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan mendapat sorotan Dewa...