Pemkot Makassar

Warga RW 04 Karunrung Kelola Sampah Mandiri, Sampah Organik Diubah Jadi Gas Melalui Biodigester

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 04 Agustus 2026 17:33

Warga RW 04 Karunrung Kelola Sampah Mandiri, Sampah Organik Diubah Jadi Gas Melalui Biodigester

MAKASSAR, Trotoar.id – Warga RW 04 Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, membuktikan bahwa persoalan sampah dapat diselesaikan mulai dari lingkungan terkecil.

Melalui gerakan pengelolaan sampah mandiri, warga membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, mengolah sampah organik menjadi produk bermanfaat, dan hanya menyisakan sampah residu untuk dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Salah satu inovasi yang dikembangkan di kawasan tersebut adalah pemanfaatan biodigester untuk mengubah sampah organik menjadi gas yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Selain itu, sampah organik juga diolah melalui program Teba Modern dan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF).

Inisiator gerakan pengelolaan sampah RW 04, Syamsuddin, mengatakan gerakan tersebut lahir dari kepedulian warga terhadap meningkatnya persoalan sampah yang tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Pengelolaan sampah secara mandiri berangkat dari kepedulian terhadap persoalan sampah yang terus meningkat. Masyarakat harus mengambil peran sejak dari sumbernya dengan memilah sampah organik, anorganik, dan residu serta mengolah sampah yang masih memiliki manfaat,” kata Syamsuddin, Selasa (4/8/2026).

Pria yang akrab disapa Udin itu menilai perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah. Karena itu, edukasi kepada warga terus dilakukan agar kebiasaan memilah sampah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

“Perubahan besar harus dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah. Alhamdulillah hasilnya sudah mulai terlihat. Partisipasi masyarakat meningkat, lingkungan menjadi lebih bersih, dan jumlah sampah yang dikirim ke TPA semakin berkurang. Ini membuktikan bahwa jika dilakukan bersama dan konsisten, pengelolaan sampah mandiri bisa menjadi gerakan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Di lingkungan RW 04, sampah yang telah dipilah tidak langsung dibuang. Sampah organik diolah menjadi kompos, dimanfaatkan untuk budidaya maggot BSF, serta diproses menggunakan biodigester sehingga menghasilkan gas yang dapat dimanfaatkan kembali.

Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik, botol, dan kertas dikumpulkan oleh warga, kemudian setiap dua pekan disetorkan ke Bank Sampah Unit (BSU) Jipang 04 untuk ditabung. Hasil penimbangan dicatat dan disampaikan kepada pengurus RT dan RW agar diteruskan kepada warga yang telah berpartisipasi memilah sampah.

“Sampah organik kami olah melalui Teba Modern, budidaya BSF, dan biodigester menjadi gas. Sedangkan sampah anorganik yang sudah dipilah dari rumah kami setor ke Bank Sampah Unit Jipang 04 setiap dua minggu. Setiap hasil penimbangan kami laporkan kepada RT dan RW agar warga mengetahui nilai tabungan sampah mereka,” jelas Udin.

Adapun sampah residu yang sudah tidak dapat dimanfaatkan kembali dikumpulkan untuk kemudian diangkut ke TPA Tamangapa.

Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang sejak 1 Agustus 2026 hanya menerima sampah residu di TPA sebagai bagian dari penghentian sistem open dumping.

Menurut Udin, sistem pengelolaan tersebut terbukti mampu mengurangi secara signifikan volume sampah yang harus dibuang ke TPA.

“Tujuan akhirnya adalah menekan jumlah sampah yang masuk ke TPA. Semakin banyak sampah yang bisa dimanfaatkan kembali, semakin ringan beban lingkungan dan semakin panjang umur operasional TPA,” katanya.

Ia berharap gerakan yang telah dibangun di RW 04 Karunrung dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan lain di Kota Makassar.

Menurutnya, persoalan sampah tidak akan selesai hanya dengan mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat untuk memulai perubahan dari rumah masing-masing.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik20 Oktober 2026 15:07
Golkar Sulsel Tetapkan Musda Golkar Maros 2 November
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, menetapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai G...
Metro20 Oktober 2026 12:54
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Bali Tech Week 2026, Makassar Perkuat Peluang Kolaborasi Digital
BALI, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri pembukaan Bali Tech Week (BTW) 2026 yang berlangsung di Bali Beach Con...
Metro20 Oktober 2026 12:17
Appi Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Kinerja Jadi Penentu
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memperpanjang masa perjanjian kerja 6.472 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Wa...
Politik20 Oktober 2026 12:01
IAS Wanti-wanti Musda Golkar Sulsel: Jangan Paksa Konsensus, Jaga Soliditas Kader
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi dan solid...