Partai Golkar

Sehari Setelah Appi Gabung Demokrat, IAS Tunjuk Supriansyah Pimpin Sementara Golkar Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 09 Oktober 2026 15:35

Sehari Setelah Appi Gabung Demokrat, IAS Tunjuk Supriansyah Pimpin Sementara Golkar Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pergeseran politik Munafri Arifuddin alias Appi dari Partai Golkar ke Partai Demokrat langsung diikuti perubahan kepemimpinan di tubuh Golkar Makassar.

Sehari setelah Appi resmi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat, Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menunjuk Supriansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Kota Makassar.

Penunjukan tersebut diputuskan dalam Rapat Pengurus Harian DPD I Partai Golkar Sulsel yang berlangsung di Makassar, Jumat (9/10/2026).

Surat Keputusan (SK) penunjukan Supriansyah diserahkan langsung oleh IAS dan disaksikan sejumlah pengurus harian DPD I Golkar Sulsel.

Dalam menjalankan tugasnya, Supriansyah akan didampingi Arifin Manji sebagai sekretaris.

Keduanya mendapat mandat untuk mengonsolidasikan organisasi sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Makassar.

IAS menegaskan, penunjukan tersebut bersifat sementara hingga Golkar Makassar memiliki ketua definitif melalui mekanisme Musda.

“SK pelaksana tugas DPD II Golkar Makassar ini berlaku hingga pelaksanaan Musda Golkar Makassar,” ungkap IAS di sela-sela rapat.

Penunjukan Supriansyah menjadi langkah awal Golkar Sulsel dalam menata kembali kepengurusan di tingkat Kota Makassar setelah Appi menyatakan mundur dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

Sebagai Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel, Supriansyah kini mendapat tanggung jawab untuk memastikan roda organisasi Golkar Makassar tetap berjalan, menjaga soliditas kader, dan mempersiapkan proses pergantian kepemimpinan melalui Musda.

Tugas tersebut tidak sekadar mengisi kekosongan jabatan. Konsolidasi internal juga menjadi agenda penting untuk memastikan struktur partai tetap bekerja di tengah perubahan politik yang terjadi di tingkat daerah.

Sebelumnya, Appi resmi bergabung dengan Partai Demokrat setelah menerima KTA dalam kegiatan pendidikan politik partai tersebut di Hotel Claro Makassar, Kamis (8/10/2026).

Keputusan Wali Kota Makassar itu menandai berakhirnya posisinya sebagai kader Golkar sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan politiknya bersama Demokrat.

Mundurnya Appi membuat posisi Ketua DPD II Golkar Makassar perlu diisi melalui mekanisme internal partai. Untuk sementara, kepemimpinan organisasi berada di tangan Supriansyah hingga Musda digelar.

Dengan penunjukan tersebut, perhatian kini tertuju pada langkah konsolidasi yang akan ditempuh pengurus sementara serta proses penentuan figur yang akan memimpin Golkar Makassar secara definitif.

Di tengah perubahan konstelasi politik tersebut, Musda Golkar Makassar akan menjadi agenda penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan konsolidasi partai di ibu kota Sulawesi Selatan itu. (*)

Penulis : Upiq

 Komentar