Pemda Barru

Bupati Andi Ina Targetkan Pembangunan Masjid Al-Markaz Barru Tuntas Akhir 2027

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 28 Oktober 2026 16:09

Bupati Andi Ina Targetkan Pembangunan Masjid Al-Markaz Barru Tuntas Akhir 2027

BARRU, Trotoar.id — Penyelesaian pembangunan Masjid Al-Markaz Al-Islami Nurussuhada Lasinri Barru menjadi perhatian serius Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk menuntaskan seluruh pekerjaan fisik masjid tersebut paling lambat akhir 2027.

Komitmen itu disampaikan Andi Ina saat berdialog langsung dengan pengurus dan jemaah masjid dalam suasana bincang santai seusai salat Magrib berjemaah, Rabu (28/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi pengurus dan jemaah untuk menyampaikan aspirasi, mulai dari kejelasan status lahan, kebutuhan penerangan, penataan taman dan area parkir, hingga kepastian pembiayaan operasional masjid.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Andi Ina menegaskan bahwa Masjid Al-Markaz Al-Islami Nurussuhada untuk sementara masih berstatus sebagai aset Pemerintah Kabupaten Barru dan belum diserahkan kepada pihak pengelola.

“Sepanjang belum diserahkan, seluruh pembangunan fisik masjid masih menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” tegas Andi Ina.

Baca Juga  Pramuka Lutra Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir di Luwu

Pernyataan tersebut sekaligus memperjelas tanggung jawab pemerintah daerah dalam melanjutkan pembangunan hingga seluruh pekerjaan fisik selesai sebelum proses penyerahan aset dilakukan.

Bagi pemerintah daerah, penyelesaian masjid tidak sekadar menuntaskan bangunan, tetapi juga memastikan fasilitas ibadah tersebut dapat digunakan secara layak, aman, dan nyaman oleh masyarakat.

Dalam dialog tersebut, Andi Ina juga menyampaikan apresiasi kepada pendahulunya yang telah memprakarsai pembangunan Masjid Al-Markaz Al-Islami.

Menurutnya, pembangunan masjid merupakan ikhtiar penting untuk menghadirkan sarana ibadah yang representatif bagi masyarakat Barru.

Karena itu, pekerjaan yang telah dirintis perlu dilanjutkan hingga tuntas agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

Sikap tersebut menegaskan pentingnya kesinambungan pembangunan. Program yang telah dimulai oleh pemerintahan sebelumnya tetap perlu dilanjutkan demi kepentingan masyarakat, tanpa mengabaikan tanggung jawab untuk memastikan penyelesaiannya.

Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah Barru, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), kembali menegaskan target penyelesaian seluruh pekerjaan fisik paling lambat akhir 2027.

Baca Juga  DPRD Sulsel Segera Lantik Muchtar Badewing

Ia menekankan, penyelesaian pembangunan perlu memperhatikan kebutuhan masjid secara menyeluruh, termasuk fasilitas pendukung yang menunjang aktivitas ibadah dan kenyamanan jemaah.

Selain pembangunan fisik, dialog tersebut juga membahas penataan kelembagaan masjid, termasuk penetapan nama, penentuan tipologi, serta penyempurnaan struktur kepengurusan.

Menurut Andi Ina, identitas dan tipologi masjid perlu dibicarakan serta disepakati bersama agar kedudukan dan cakupan pelayanannya jelas, baik pada tingkat kabupaten, provinsi, kecamatan, maupun desa.

Kapasitas bangunan yang besar juga perlu diimbangi dengan tata kelola yang memadai. Karena itu, struktur kepengurusan diharapkan dapat disempurnakan sesuai kebutuhan, termasuk mempertimbangkan penambahan personel agar pembagian tugas dan tanggung jawab berjalan lebih efektif.

Sejumlah kebutuhan lain, seperti penerangan halaman, penataan taman, area parkir, serta pembiayaan operasional, turut menjadi perhatian dalam dialog tersebut. Berbagai masukan itu diharapkan dapat dipetakan untuk menentukan langkah penanganan sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

Baca Juga  Pemkab Barru Percepat Tanam Opla, Bupati Tegaskan Pertanian Jadi Pilar Ekonomi

Andi Ina juga membuka ruang komunikasi dengan pengurus dan jemaah agar persoalan yang muncul dapat dibicarakan secara terbuka dan dicarikan jalan keluar.

Dialog tersebut mencerminkan pendekatan pemerintah daerah dalam menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus menyelaraskan kebutuhan pengelolaan masjid dengan tahapan penyelesaian pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Barru berharap Masjid Al-Markaz Al-Islami Nurussuhada Lasinri tidak hanya berdiri sebagai bangunan fisik, tetapi juga berkembang menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan yang representatif bagi masyarakat.

Dengan target penyelesaian hingga akhir 2027, komitmen pemerintah daerah kini diarahkan pada penuntasan pekerjaan fisik serta penyiapan tata kelola masjid agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh jemaah dan masyarakat Barru.

Penulis : Akbar

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Oktober 2026 16:27
Jalan Samping Tol Sutami Rusak Parah, Gubernur Sulsel: Balai Jalan Segera Kerjakan Perbaikan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir. Sutami, Makassar, kembali menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Aspal dan b...
Politik29 Oktober 2026 15:36
Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Kabupaten Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan berlangsung ...
Metro29 Oktober 2026 15:23
Appi Benahi Sampah Makassar dari Hulu ke Hilir, TPA Ditata hingga Bank Sampah Didorong Jadi Sumber Ekonomi
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan sampah di Kota Makassar tak cukup diselesaikan dengan mengangkut tumpukan sampah dari jalanan dan permukiman. Tanpa...
Metro29 Oktober 2026 13:13
Respons Aspirasi Warga, Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku, U-Ditch Segera Dipasang
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan membenahi infrast...