TROTOAR.ID, JAKARTA — Meski saja Komisi Pemberantasan Korupsi telah melakukan beberapa kali Operasi Tangkap Tangan (OTT), namun itu tidak membuat sejumlah penyelengara negara takut, bahkan kasus Korupsi yang melibatkan penyelengara negara terus saja terjadi.
Kali ini KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan seorang Hakim dan Panitera di Pengadilan Negeri Tanggerang
“Unsurnya hakim, panitera, penasihat hukum, dan swasta,” kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah dikutip pada laman detikcom, Senin (12/3/2018).
Baca Juga :
Dalam operasi tersebut, selain Hakim dan Panitera, Kuasa Hukum dan Pihak Swasta KPK yang saat ini sudah berada di kantor KPK untuk menjalani proses pemeriksaan.
“Sejak sore menjelang magrib tadi telah diamankan sekitar 7 orang dan dibawa ke KPK untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Dalam operasi OTT yang dilakukan KPK di PN Tangerang terkait dugaan kasus perkara perdatam Namun belum diungkap perkara perdata yang dimaksud.
“Diduga transaksi terkait dengan perkara perdata yang sedang berjalan di PN Tanggerang,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dilangsir detikcom
Febri menambahkan selain mengamankan 7 orang KPK juga mengamankan sejumlah uang saat OTT dilakukan di PN Tangeran
“Ada sejumlah uang yang diamankan. Dalam rangkaian proses ini KPK koordinasi dengan aparat penegak hukum lain dan Bawas MA juga,” ujarnya
Sebelumnya, KPK menyampaikan konfirmasi adanya OTT di PN Tangerang. OTT itu disebut sebagai hasil koordinasi dengan aparat penegak hukum lain.
“Memang ada kegiatan tim KPK berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lain di Tanggerang,” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo ketika dimintai konfirmasi.(Int)




Komentar