TROTOAR.ID, PALOPO – Tingkat kesukaan masyarakat calon Walikota dan Wakil Walikita Palopo, Ahmad Syarifuddin-Budi Sadda (Ome-Bisa) terus mendapat tempat dihati masyarakat kota Palopo.
Hal inilah yang membuat sejumlah pihak merasa iri hati, sehingga meleparkan isu-isu pendzaliman, untuk menjatuhkan posisi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palopo di mata masyarajat Kota Palopo
Namun hal itu tidak membuat, pasangan calon nomor urut dua ini menangapi hal tersebut dengan serius, malahan Ome, semakin mendapat tempat di masyarakat, bahkan saat Wakil Walikota non aktif ini melakukan rutinitas olah raga bersepeda, ratusan masyarakat melambaikan tangan kepadanya dan ikut bersama Ome bersepeda mengelilingi kota Palopo.
Baca Juga :
Paket usungan partai Gerindra dan Hanura bersepeda ditemani kerabat dan tim mengambil start dari Jalan Anggrek menuju Posko Induknya di Jalan Kartini dan lanjut ke Pasar Andi Tadda. Disana, Ome Bisa dan rombongan menikmati aneka makanan tradisional.
Ome sendiri dalam keterangannya mengaku sengaja gowes (bersepeda) untuk menyapa masyarakat dan pendukungnya, untuk membuktikan jika pilihan kepala daerah bukan ajang adu pendzaliman, melaikan adu gagasan dan ide yang semua bertujuan dan kembali kepada rakyat.
“Ini kami manfaatkan untuk berolahraga, sekaligus menyapa masyarakat dan pendukung kami, dan membuktikan kami, ini ingin pilkada palopo, memiliki kualitas dengan bersaing secara sehat dan adu ide dan gagasan, yang tujuannya satu untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya singkat.
Di Pasar Andi Tadda, Ome Bisa nampak bercengkrama dan berbaur dengan warga yang hadir, menikmati berbagai kue khas Tana Luwu seperti tarajju, onde-onde, dadar, pawa, dll.
Sementara itu, pasangan Ome, Budi Sada, mengaku akan terus melakukan interaksi langsung dengan masyarakat, danembetikan pemahaman kepada masyarakat, akan pentingnya menjunjung tinggi sikap persaudaraan, meskipun peroses ddemokrasi sedang berjalan.
“Ome Bisa adalah milik warga Palopo. Kami akan selalu hadir di tengah-tengah warga. Kami tidak ingin jauh dari masyarakat, dan pilkada ini merupakan proses demokrasi, dan kami juga tak ingin pilkada ini tercederai cuma karena suatu hal, marilah bersaing secara sehat dan menjaga proses demokrasi dengan baik,”jelasnya (Mom)




Komentar