TROTOA.ID, GOWA — Sepasang muda mudi terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian, pasalnya di saat orang pada melaksanakan ibadah muda-mudi tersebut lagi bercumbu atau berbuat “Mesum” diatas mobil di jalan Sultan Hasanuddin kabupaten Gowa
Ati Indarwati (39) dan Firman kepergok lagi berbuat mesum oleh anggota Patroli Motor (Patmor) saat melakukan patrololi, saat anggota patmor mengintip ke dalam mobil sepasang remaja yang lagi kasmaran tersbut lagi asik “adu bakat”
“Rencana saya mau pergi makan bakso di batas kota, setelah pengamanan shalat tarawih, namun penjual baksonya sudah tutup (Habid) dan langsung balik menuju ke kantor, namun di jalan saya melihat sebuah mobil terparkir di kegelapan yang mencurigakan di depan ruko,” kata Brigpol Asgar.
Baca Juga :
Sementara yang diketahui Ati Indarwati merupakan seorang janda beranak lima, membeberkan jika dirinya sudah lama mengenal Firman, dan eprkenalan mereka berawal di media Sosial, yang kemudian berlanjut pada pertemuan.
“Saya memang sudah lama kenal Firman, tapi baru kali ini saya bertemu, itu juga karena saya di jemput di tempat kerja,” Beber Ati Indarwati di ruang SPKT Polres Gowa saat dimintai keterangan.
Ati Indarwati yang berada di kantor polisi terpaksa harus mengakui jika dirinya dipaksa untuk berbuat mesum saat berada di atas mobil. Bahkan ia mengaku kalau laki-laki itu sudah meremas dan mengisap buah dadanya lalu dirinya dipaksa mengisap alat vitalnya Firman.
“Saya dipaksa pak, bahkan baju saya di paksa di angkat dan tanganya mengarayangi dada saya, dan saat saya dipaska Isap dia punya “Anu” saya memberontoak, meskipun sempat menyentuh mulut saya,” Ungkap Ati dengan Polos sambil ketakutan.
Sementara itu, Pawas Polres Gowa, Ipda Haryoto menjelaskan, sepasang muda-mudai tersebut kedapat mesum di tempat umum sehingga harus diamankan ke Mapolres Gowa.
“Berdasarkan pengakuan perempuan mereka berbuat mesum, karena paksaan sang pria tapi keduanya belum sempat melakukan hubungan yang satu itu, tapi sudah berbuat mesum, dan si Firman ini sudah ada istrinya,” demikian Haryoto.



Komentar