TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, memiliki jiwa kepedulian terhadap proses pendidikan bagi anak-anak pengungsi gempa dan tsunami Kota Palu, Donggala dan Sigi.
Danny menjamin jika pendidikan anak-anak dari pengungsi akan menjadi tanggung jawab pemerintah kota Makassar untuk menyekolahkan anak-anak pengungsi korban bencana alam.
“Untuk apa jauh-jauh, sedangkan mereka juga ada di sini. Saya jamin anak-anak itu dapat sekolah di Makassar,” kata Danny saat ditemui di Hotel Melia, Jalan Andi Mappanyukki, Siang tadi.
Baca Juga :
Orang nomor satu di kota Makassar tersebut juga telah meminta kepada dinas pendidikan dan dinas sosial untuk segera melakukan pendataan terhadap anak-anak korban yang akan disekolahkan dimakassar.
Dimana dia menganggap status pendidikan anak pengungsi bencana alam tersebut merupakan siswa titipan yang suatu saat nanti bisa kembali ke kampung halamannya setelah wilayah yang dilanda gempa dan tsunami pulih kembali.
“Ini adalah konstribusi kami pemerintah daerah, untuk memberi ruang bagi anak-anak pengungsi mengejar pendidikan, bahkan jika memungkinkan, Pemkot akan mendirikan sekolah di camp&camp pengungsian,” Ungkap Danny.
Selain peduli akan pendidikan anak-anak pengungsi gempa dan tsunami, Pemkot Makassar juga memfasilitasi pengungsi rumah tinggal sementara, meskipun sejauh ini pemerintah kota Makassar terus menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam di Sulteng
Bahkan Danny berencana akan melakukan penggalangan dana, di puncak acara Makassar International Eight Festival and Forum (F8) 2018, kepada tamu-tamu negara yang ikut hadir meramaikan F8
“Rencananya kita akan lakukan melakukan penggalangan dana di acara F8, termasuk mengajak undangan tamu negara untuk membantu korban gempa dan tsunami di Sulteng,” Ungkap Danny(**)




Komentar