Nurdin Abdullah Hadiri Sertijab Kepala Perwakilan BPK RI Sulawesi Selatan

Suriadi
Suriadi

Selasa, 16 Oktober 2018 14:27

Nurdin Abdullah Hadiri Sertijab Kepala Perwakilan BPK RI Sulawesi Selatan
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menghadiri acara serah-terima jabatan (sertijab) Kepala Perwakilan BPK RI Sulawesi Selatan di Auditorium Kantor Perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (16/10).

Sertijab Kepala BPK RI perwakilan Sulsel diserahkan Widiyatmantoro kepada Wahyu Priono.

“Ini semangat baru untuk kita, karena gubernur baru, kepala BPK baru. Kira-kira ini tanda baik untuk kita,” kata Nurdin Abdullah.

NA juga menyampaikan laporan penilaian keuangan di Sulsel tersisa empat daerah yang belum memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dan untuk itu NA meminta pengawalan BPK agar seluruh daerah dapat memperoleh predikat WTP.

Baca Juga  Wagub Minta Sekjen PKH Turunkan Tim Verifikasi

“Tinggal empat yang tidak WTP, saya kira ini tidak berat. Sebagai pemimpin baru kami sangat mendukung pengelolaan keuangan harus menyandang predikat WTP dan bagaimana lebih transparan dan akuntabel,” sebutnya.

Diketahui, berdasarkan penilaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2017 yang dilakukan oleh BPK, empat daerah yang belum memperoleh WTP diantaranya Kabupaten Takalar, Jeneponto, Tana Toraja dan Enrekang.

Sulsel sendiri sebutnya, dalam rangka mendukung pengelolaan keuangan yang baik, tahun ini akan menerapkan e-budgetting. Sulsel dengan anggaran hampir Rp10 triliun coba untuk diefisienkan sebaik mungkin.

Baca Juga  Nurdin Abdullah Periksa Fisik Randis Pemrov Sulsel

“Kunci dari segalanya bagaimana membangun sinergi dengan semua stake holder termasuk semua pimpinan daerah. Tidak ada lagi ego sektoral,” ujarnya.

Imbuhnya, Pemerintah Provinsi siap bekerja sama dan mendorong sinergi serta koordinasi dengan instansi vertikal sehingga persoalan yang ada tidak diselesaiakan sendiri dan berharap tidak ada lagi dikotomi antara daerah maju dan tidak maju di Sulsel.

“Selamat datang Pak Wahyu dan Selamat Bekerja,” pungkasnya diakhir sambutan.

Anggota VI BPK RI Harry Azhar Azis, menyebutkan, terkait tindaklanjut jika ada rekomendasi BPK terutama terkait finansial ada indikasi kerugian negara. Segera dalam 60 hari untuk dikembalikan.

Baca Juga  Haris Pratama Pakai Kaos Timnas Saat Diserang OTK, KNPI Sulsel Minta Ketegasan Kapolri

“Jadi segera bapak-bapak selesaikan, kalau lewat 60 hari maka sudah masuk wilayah hukum,” sebutnya.

Dengan diselesaikannya dalam waktu tersebut maka masuk dalam rana administrasi bukan hukum.

Iapun berharap tahun depan Sulsel bisa menjadi daerah kelima di Indonesia dengan seluruh kabupaten/kotanya meraih WTP.

Dari pantauan, Anggota DPR RI Amir Uskara dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Ajiep Padindang serta Ketua DPRD Sulsel HM Roem.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 00:28
Ranperda APBD Sulsel 2027, Gubernur Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2027 memasuki ta...
Politik07 November 2026 20:26
Target Rampung Sebelum 2027, Golkar Makassar Bentuk Panitia Musda, Ismail Ditunjuk Pimpin OC
MAKASSAR,, TROTOA.ID— DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mempercepat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) dengan membentuk struktur kepanitiaan...
Daerah07 November 2026 19:16
Lepas Kontingen Porprov XVIII, Bupati Sidrap Bidik 10 Besar dan Targetkan 10 Emas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memasang target ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 202...
Metro07 November 2026 18:55
Gebyar HUT ke-419 Makassar, Dispora Hadirkan Padel, Golf, Memancing hingga Youth Move Lab
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga ruan...