
Bahkan untuk lebih memudahkan evakuasi, pihak TNI Polri juga akan menambah pasukan untuk membantu jalannya proses evakuasi hingga mengejar para pelaku kejahatan sadis yang dilakukan kelompok KKB
“Kami juga telah menambah pasukan untuk proses evakuasi hari ini sebanyak 20 orang, termasuk membawa operator alat berat untuk pembuatan landasan helikopter,” ujarnya.
- Pengembangan 137 Ribu Hektare Pertanian di Papua Didorong, Petani Lokal Jadi Ujung Tombak Modernisasi
- Respons Gubernur Sulsel soal Bentrok Pemuda Asrama Papua dan Ormas di Makassar
- Ini Tampang 5 Orang yang Ditangkap Terkait Aksi Papua
- Aliansi Perjuangan Demokrasi Suarakan Kekerasan Perempuan di Papua, Berikut 20 Tuntutannya
Diketahui jika kelompok KKB membantai sejumlah pekerja proyek jalan Trans Papua dengan cara membagi buta termasuk merusak posko pengamanan TNI yang ada di wilayah Mbua yang mengakibatkan satu personil TNI tewas dalam pembantaian tersebut.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo meminta kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk memburu para pelaku pembantaian sadis tersebut hingga ke persembunyian mereka, dimana pun berada, sebab Bangsa ini tidak memberi ruang kepada kelompok kriminal bersenjata untuk melakukan aksinya secara sadis (Kmpr)


