TROTOAR.ID — Peristiwa pembunuhan yang dilakukan secara sadis oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Mereka (OPM) mengakibatkan 11 Warga Tanah Toraja Sulawesi Selatan tuurt menjadi korban dari Kebringasan kelompok Separatis OPM.
11 warga Toraja yang menjadi pekerja proyek jalan Trans Papua Yang menjadi korban yakni Anugerah (17), Alpianus (27), Agustinus T (35), Dino Kondo alias Dirlo, Carly Zatrini alias Calling (25), Daniel Karre (41), Markus Allo, Aris Usi, Yusran, Yousafat, dan Petrus Ramli.
Dilansir Kumparan berdasarkan keterangan kakak Daniel Karre, Pendeta (Pdt) Markus, mengatakan jika korban saat ini semua masih berada di timika dan belum ada rencana pemerintah akan memulangkan korban Kebringasan sadis kelompok OPM.
Baca Juga :
“Informasi di Timika, adik saya itu sudah ada di Bandara di Timika. Belum tahu juga kapan dibawa ke kampung halaman,” kata Markus yang bertugas di Jayapura dilansir dilaman kumparan.com Kamis (6/12).
Diaenyebutjan jika adiknya itu berkata pada proyek jalan trans Papua dan difungsikan sebagai driver dum truck di Nduga, Papua.
“Disana Daniel ditugaskan sebagai driver dum truk, namun sampai saat ini Istri saya yang ada disana belum dibolehkan melihat lihat jenazah adik saya di Timika, bahkan juga belum ada kejelasan kapan jenazah adik saya dipulangkan,” Jelasnya
Sementara itu, 5 orang yang selamat dan juga sebagai warga tanah toraja telah dievakuasi ke Wamena, Ibukota Kabupaten Jayawijaya
Kelima warga Toraja yang selamat tersebut yakni Mathius Sampe (25), Ayub (25), Jeprianto (27), Joni Arung (45), Matius Palinggi (53).(**)



Komentar