TROTOAR.ID, GOWA — Seorang Mahasiswa asal Kabupaten Selayar Muhammad Khaidir (23 th) tewas diduga diamuk massa, di halaman Mesjid Nurul Yasin, Bajeng, Gowa, Senin Kemarin.
Meninggalnya Mahasiswa Asal Selayar, Kapolres Gowa AKBP, Shinto Silitonga, meminta agar semua pihak bisa menahan diri dan menyerahkan persoalan ini kepada pihak kepolisian yang akan mengusut tuntas pembunuhan terhadap mahasiswa asal Kabupaten Selayar.
“Semua pihak harus bisa menahan diri, serahkan semuanya kepada kami pihak kepolisian untuk mengusut motif dari kematian seorang mahasiswa salah satu PTS kepihak Kami,” Tegas Shinto.
Baca Juga :
Shinto mengaku jika sebelum Muhammad Muhammad Khaidir menghembuskan nafasnya, almarhum sempat dilarikan ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis, namun akhirny dalam perjalanan korban meninggal dunia.
“Setelah meninggal dunia, selanjutnya Khaidir dirujuk ke RS Bhayangkara, Makassar,” kata Shinto.
Dari keterangan saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata Shinto, motor milik korban juga hangus terbakar yang diduga di bakar oleh massa.
Untuk itu, penyidik tegas Shinto menggelar olah TKP, dan sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.
“Penyidik akan bertindak cepat dan tegas dalam penegakan hukum yang profesional, kita tidak main-main terhadap tindakan pidana yang terhadi di wilayah hukum kabupaten Gowa,” kata Dia.
Ditambahkannya, Pihak Polres GOwa juga akan melakukan koordinasi dengan pihak polres selayar mengingat korban adalah warga Selayar, itu dilaukan untuk menyambung komunikasi dengan pihak keluarga korban.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab mahasisa tersebut diamuk oleh massa.




Komentar