TROTOAR.ID — Prsiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara perihal perusakan atribu Partai Demokrat yang dilakukan sekelompok di jalan Sudirman Pekan Baru Riau kemarin.
Menurutnya, siapa pun pihak yang terlibat yang kontestasi, baik calon legislatif maupun partai, harus bisa menjaga ketenangan dan kesejukan tahun politik, dan berharap agar pihak kepolisian mengusut pelaku pengerusakan alat peraga partai.
“Jangan sampai ada yang memanas-manasi dengan cara yang tidak beradab, tidak beretika. Semuanya, ini kita bicara untuk semua tim, untuk semua partai, untuk semua caleg, harus saling menghargai dan hormati,” kata Jokowi dikutip dilaman jpnn.
Baca Juga :
Mantan Gubernur DKI ini juga berharap agar peristiwa sedemikian itu tidak lagi terjadi di manapun, sebab dalam sebuah tindakan itu menurutnya harus tergambar dalam bertutur kata maupun pemasangan spanduk, baliho, bendera atau atribut lainnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sedih melihat atribut partai yang didirikannya dirusak, bahkan Preside RI ke 6 sempat berkata bahwa dirinya bukanlah seorang capres yang menjadi lawan politik Joko Widodo yang juga kebetulan sedang berkunjung ke Kota Pekanbaru.
“Saya ini bukan capres, saya tidak berkompetisi dengan Jokowi. Saya sebagai pemimpin Partai Demokrat berikhtiar, berjuang dengan cara-cara yang baik, yang amanah sesuai dengan yang diatur dalam konstitusi dan undang-undang. Tapi kenyataannya ini yang kami dapatkan,” katanya.(jpnn)




Komentar