Dilapor ACC, KPK Senter Kasus Korupsi Kandang Ayam dan Pipa PDAM Kota Palopo

0
132
Ilustrasi Kasus Korupsi

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi perhatian khusus terhadap sejumlah kasus dugaan tindak pidana Korupsi yang dilaporkan ACC penanganannya mandek

Perhatian KPK terhadap kasus dugaan korupsi di Sulsel ditunjukkan dengan melibatkan sejumlah tim penindakan KPK untuk mempelajari sejumlah kasus yang dilaporkan ACC ke KPK untuk diambil alih penindakamlnnya

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adliansyah Malik Nasution Usia melakukan pertemuan bersama dengan Pimpinan DPRD Sulsel beberapa hari lalu.

“Tim penindakan kami sudah ada di sini dan mereka juga sudah melakukan koordinasi untuk mempelajari kasus dugaan korupsi yang mangdek,” Katanya kepada wartawan di Makassar

Keterlibatan tim penindakan KPK, kata dia untuk mencermati kasus yang dilaporkan oleh ACC untuk mencermati hambat lambatnya kasus di yangvm dilaporkan kelompok anti korupsi di Sulsel.

Lanjyt dia, nanti setelah nantinya dipelajari barulah dapat dispulkan apakah kasus tersebut akan di supervisi oleh KPK atau justru ?mbantu pihak penyidik di daerah untuk menuntaskan kasus tersebut.

Diketahui sejumlah kasus yang menjadi sorotan selama ini adalah kasus dugaan korupsi pengadaan kandang ayam Palopo tahun 2014-2017 dengan menggunakan APBD perubahan 2014 dan APBD pokok 2015 kota Palopo sebesar Rp8 miliar.

Serta kasus dugaan korupsi proyek pengadaan dan pemasangan jaringan pipa di Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo menggunakan APBN tahun anggaran 2016 Rp4.6 miliar sedang dilakukan perhitungan kerugian negara oleh BPKP.

Dua kasus tersebut dianggap ACC sebagai kasus yang cukup lama mandek sehingga dianggap layak untuk di supervisi penindakannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Selain dua kasus tersebut sejumlah kasus lainnya juga menjadi sorotan ACC, Temasuk Kasus dugaan korupsi proyek irigasi yang ada Kabupaten Bulukumba dengan anggaran Rp49 miliar, dan sejumlah kasus korupsi yang nilainya cukup besar. (Upi)