TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ketua tim 9 Partai Golkar Sulsel Kadir Halid mengaku tidak ada jaminan bagi Ketua DPD II untuk dapatbdi diusung pada pilkada serentak 2020 mendatang, kecuali Ketua DPD II tersebut adalah Calon Incumbent
Hal tersebut diungkapkan Kadir Halid di sela-sela sidang panitia hak angket DPRD Sulsel, dimana kandidat internal yang akan dituding golkar akan mengacu pada beberapa indikator.
“Tidak ada jaminan ketua DPD II dapat diusung di Pilkada, karena kita akan melihat beberapa indikator saat mereka menjabat sebagai ketua DPD,’ Kata ketua Tim. 9 Golkar Sulsel Kadir Halid
Baca Juga :
Kadir juga menggambarkan ada beberapa indikator yang akan menjadi acuan tim 9 mengusulkan nama calon kepala dan wakil kepala daerah untuk diusung Golkar.
Indikator tersebut adalah sejauh mana peran ketua DPD II yang akan maju di pilkada serentak memiliki peran dalam pemenangan partai Golkar di pemilu kemarin.
Termasuk apakah mereka berjuang untuk Golkar atau berjuang kepada orang-orang yang ada di luar dari garis komando partai Golkar
” Itulah Indikator yang akan kita gunakan kepada kader internal yang akan maju pilkada serentak nantinya, jadi tidak ada jaminan ketua DPD dapat diusung di pilkada jika indikator yang digunakan tidak dijalankan,” Tegasnya
Selain itu kadir menjelaskan tim 9 akan berjalan setelah nantinya sidang hak angket baru tim 9 akan memuliakan penjaringan tingkat bawah.
Dan metode penjaringan di partai golkar nantinya akan menunggu usulan nama dari Daerah ke Provinsi until selanjutnya di Provinsi dilakukan serangkaian seleksi seperti uji kelayakan dan kepatutan kepada kandidat usulan dari DPD II.
“Setelah hak angket kita mulai penjaringan, tapi penjaringan kita lakukan dari tingkat daerah mengusulkan nama ke kami, untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan,” Pungkas Kadir Halidb




Komentar