Home / Hukum / Nasional

Rabu, 29 April 2020 - 22:40 WIB

KPK Kasasi, MA Perpanjang Pada Tahanan Romahurmuziy

TROTOAR.ID, JAKARTA — Upaya mantan ketua umum. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy untuk menghirup udara bebas di tengah-tengah pandemi virus Corona harus kandas

Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan Kasasi atas keputusan pemotongan masa tahanan yang dilakukan oleh pengadilan tinggi DKI Jakarta 

Hingga Mahkamah Agung mengeluarkan keputusan untuk melanjutkan masa Tahanan Romahurmuziy sebagai langkah kepentingan kepentingan permohonan kasasi yang diajukan KPK. 

Baca Juga  Bertambah 557 Kasus, Total Pasien Corona 25.773, Sembuh 7.015 Pasien

Juru bicara Mahkamah Agung Andi Samsan Nganro, mengatakan MA telah memperpanjang masa penahanan terdakwa untuk kepentingan pemeriksaan. 

“Dengan alasan untuk kepentingan pemeriksaan kasasi, MA mengeluarkan penetapan untuk melakukan penahanan terhadap terdakwa,” kata Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro hari ini, Rabu, 29 April 2020 dikutip Tempo. Co

Hingga dikatakan Romahurmuziy tetap berada di tahanan sampai keputusan kasasi keluar dan berkekuatan hukum tetap. 

Baca Juga  BPBD Baubau Masifkan Penyomprotan Desinfektan Ke Rumah Warga ODP

Dijelaskan berdasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHP) dan Buku II MA, Ketua Pengadilan dapat memerintahkan terdakwa dikeluarkan dari tahanan demi hukum.

Andi mengatakan dalam penetapan penahanan Romy, MA mencantumkan klausul bahwa penahanan terhadap terdakwa sudah sama dengan putusan Pengadilan Tinggi sehingga terdakwa dapat dikeluarkan dari tahanan demi hukum(***)

Share :

Baca Juga

Nasional

Ini Biografi Singkat Ma’Ruf Amin

Hukum

Negatif, Polisi Pulangkan VA, Suaminya Tetap Tinggal

Hukum

Jasad Wanita Dewasa di Temukan Tewas Terbungkus Seprai di Pinggir Sungai Jeneberang

Nasional

Adnan Dukung BNPB Lakukan Alih Fungsi Lahan di Gowa

Nasional

SYL Pimpin Apel Siaga Anti Teroris di DPP NasDem

Nasional

Pilgub Sulsel, Ibnu Munsir Harapkan HMI Bersatu Dukung Kader Tulen

Nasional

Sidang Hak Angket Temuka Indikasi KKN, Rekomendasi Mengarah ke Penegak Hukum

Nasional

NA-SS Berduka, Keluarga Korban Akan Dapat Santunan Puluhan Juta