TROTOAR.ID, MAKASSAR — Mantan wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau pemerintah untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada Masyarakat yang terdampak virus corona.
Menurutnya dengan BLT lebih efisien ketimbang bantuan sembako yang menurutnya tidak efisien dan tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Hingga JK menyoroti pandemi corona telah membebani roda perekonomian lantaran daya beli masyarakat turun.
Baca Juga :
Sehingga BLT bisa menggenjot perekonomian di suatu wilayah karena masyarakat mampu untuk membeli.
“Dalam situasi seperti ini, masalahnya apa yang terjadi, daya belinya masyarakat turun, sehingga untuk meningkatkan daya beli masyarakat, ” Jelasnya,” ungkap JK dalam diskusi ‘Segitiga Virus Corona’ yang digelar Universitas Indonesia, Selasa (19/5)
Hingga di jelaskan jika kebutuhan masyarakat tidak saja pada pangan akan tetapi kebutuhan sandang yang juga dibutuhkan.
Olehnya itu dia menganggap efisien jika BLT disalurkan ketimbang Sembako karena tidak semua butuh minyak, terigu dan lain-lain.
“Kalau diberikan bantuan dalam bentuk sembako, mungkin saja dia tidak butuh. Mungkin dia tidak butuh terigu dan gula, mungkin dia butuh apa,” ucapnya lagi.
JK menyebut, strategi pemerintah kala itu adalah dengan memberikan bantuan langsung tunai ke masyarakat. Hal itu demi menjamin daya beli masyarakat tetap terjaga, meski ada kenaikan harga BBM.
JK menilai, di saat situasi pandemi ini, bantuan dalam bentuk BLT lebih tepat. Ia meyakini hal itu bisa menghidupkan ekonomi masyarakat di tengah krisis.
Selain itu, penyaluran BLT pun dinilai lebih mudah dan tidak memerlukan waktu lama sebagaimana dalam penyaluran sembako.
“Jadi secara fleksibel hidupkan ekonomi rakyat dengan BLT,” pungkas JK dikutip kumparan.com




Komentar