Legislator PKS Jadi Tersangka, BK DPRD Makassar; Ustadz Tidak Salah

Suriadi
Suriadi

Jumat, 17 Juli 2020 16:44

Legislator PKS Jadi Tersangka, BK DPRD Makassar; Ustadz Tidak Salah

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Makassar angkat bicara soal keterlibatan salah satu anggota DPRD Makassar Andi Hadi Ibrahim Baso dari fraksi PKS. dalam kasus pengambilan jenazah pasien covid-19 di RSUD Daya beberapa waktu lalu. 

Ketua BK Zaenal Beta mengungkapkan jika pihaknya pihaknya mendalami kasus yang menjerat anggota fraksi PKS sebelum mengambil keputusan termasuk akan menggelar rapat bersama dengan pihak RSUD Daya Makassar dan pimpinan DPRD Makassar.

“Kita akan buat keputusan setelah kami pelajari persoalan yang menjerat Andi Hadi Ibrahim Baso. Tentu juga saya kira pimpinan DPRD akan menyiapkan bantuan hukum kepada Ustadz Hadi,” kata Zaenal saat ditemui di gedung DPRD Makassar, Jumat 17 Juli 2020

Baca Juga  Tutup Turnamen Sepak Bola Piala DPRD Makassar, Rudianto Lallo Bilang Begini

Politisi Partai Amanat Nasional )PAN) Kota Makassar tersebut juga menegaskan jika rekan sejawatnya tidak bersalah dalam kasus tersebut, apalagi menurutnya Ustadz Hadi telah menjalani proses pemeriksaan untuk dimintai keterangan kronologi kejadian kasus tersebut di Badan kehormatan DPRD Makassar beberapa waktu yang lalu.

“Tuduhannya ini pengambilan paksa kita sudah periksa tidak ada pengambilan paksa,” ucapnya.

Bahkan BK juga telah meminta keterangan pihak keluarga ALmarhum yang untuk dimintai keterangan dan mendengarkan kronologis sehingga Andi Hadi menjamin pengambilan jenazah pasien PDP corona.

Baca Juga  Anggota DPRD Makassar Minta Segera Dilakukan Pemilihan Ketua RT/RW

“Kita sementara masih mau rapat untuk memanggil Direktur RSUD Daya dan wakilnya, dua-dua kita panggil,” katanya.

“BK ini kan ada tata cara berperkara. BK ini adapi anggota DPRD yang dirugikan kemudian melapor baru kita proses, tapi karena kerasnya itu (pemberitaan) maka kita minta klarifikasi Ustadz Hadi dengan kasus yang dia hadapi,” kata Legislator PAN Makassar ini.

Diketahui hari ini, Ustadz Hadi sedang menjalani pemeriksaan di Polrestabes Makassar. Terbukti pada saat rapat Paripurna digelar ia tidak hadir.

“Ustadz Hadi sedang di BAP di Polrestabes dengan posisi kasus tersangka. Mari bersama-sama mendoakan beliau agar proses berjalan dengan baik. Kami mengikuti proses hukum yang berlaku namun disini ada sisi kemanusian,” pesan Ketua DPD PKS Makassar, Anwar Faruq dalam rapat Paripurna.

Baca Juga  JK: Jenguk Kapolda Jambi di Rumah Sakit, Berharap Kapolda Lekas Pulih

Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) sebelumnya telah menetapkan Hadi Ibrahim sebagai tersangka dalam kasus pengambilan jenazah pasien Covid-19 di RSUD Daya Makassar, pada Juni 2020 lalu.

Dalam kasus ini, legislator PKS tersebut dijerat pasal 214, ayat (1), 335, 336, 55 KUHPidana Juncto Pasal 93 UU karantina kesehatan nomor 6 tahun 2018 dengan ancaman 7 tahun penjara.(Rin)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...
Politik25 Oktober 2026 17:55
Sarmuji Tantang Golkar Sulsel Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Digitalisasi Jadi Kunci
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menantang kepengurusan...
Politik25 Oktober 2026 17:42
Sarmuji Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Bidik Kebangkitan di Pemilu Mendatang
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, ...